- Kebakaran besar melanda permukiman padat di Pasar Jiung, Kemayoran, pada Senin malam mengakibatkan tiga warga mengalami luka-luka.
- Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 250 rumah yang dihuni oleh 330 kepala keluarga atau sebanyak 620 jiwa warga.
- Sebanyak 620 penyintas kini menempati tenda pengungsian darurat di Lapangan Yusuf Hamka selama masa tanggap darurat tujuh hari.
Suara.com - Tiga warga mengalami luka-luka akibat kebakaran besar yang melanda permukiman padat di kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ketiganya kini menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Ada tiga orang yang mengalami korban luka," kata Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Agung menjelaskan, dua korban bernama Puput dan Dika dirawat di RS Hermina Kemayoran.
Sementara satu korban lainnya, Suparno, dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
"Puput dan Dika dirawat di RS Hermina sementara Suparno di RSCM," ujarnya.
Ratusan Warga Mengungsi
Di tengah penanganan korban luka, ratusan warga lainnya masih bertahan di pengungsian setelah rumah mereka hangus dilalap api pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran besar itu melumat sekitar 250 rumah di kawasan padat penduduk Jalan Kemayoran Gempol RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Api mulai berkobar sekitar pukul 20.55 WIB dan dengan cepat merambat ke permukiman warga yang berdempetan. Ratusan keluarga terpaksa menyelamatkan diri sambil mengevakuasi barang-barang yang masih bisa dibawa.
Baca Juga: Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
Petugas pemadam kebakaran mulai melakukan penanganan sejak pukul 21.00 WIB.
Setelah berjibaku selama berjam-jam, api baru berhasil didinginkan sekitar pukul 23.30 WIB dan proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 04.15 WIB, Selasa dini hari.
Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 330 kepala keluarga atau sekitar 620 jiwa kehilangan tempat tinggal sementara.
Mereka kini mengungsi di Lapangan Yusuf Hamka, Jalan Benyamin Sueb, Kebon Kosong, yang dijadikan lokasi pengungsian darurat.
Pemerintah bersama sejumlah lembaga kemanusiaan telah mendirikan tiga tenda pengungsian dan dua tenda posko lapangan.
Bantuan logistik darurat seperti matras, selimut, hingga makanan siap saji juga mulai didistribusikan kepada para penyintas.
Dapur umum telah beroperasi sejak hari pertama dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Polres Metro Jakarta Pusat, Dompet Dhuafa, Baznas, Bazis DKI Jakarta, PMI, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Selain itu, posko kesehatan juga disiagakan untuk memantau kondisi warga terdampak, termasuk para lansia, anak-anak, dan korban yang mengalami gangguan kesehatan akibat kebakaran.
BPBD DKI Jakarta menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari guna memastikan kebutuhan dasar ratusan warga terdampak tetap terpenuhi selama berada di pengungsian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bye Kemerahan dan Kulit Kering! 4 Serum Probiotic Kunci Skin Barrier Sehat
-
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni