- Badai pasir ekstrem melanda Kota Harbin, China, pada Sabtu (31/5/2026) akibat pertemuan massa udara hangat dan dingin.
- Fenomena cuaca langka ini menyebabkan kegelapan total, angin kencang berskala Beaufort 13, serta jarak pandang di bawah 100 meter.
- Dampak badai tersebut meliputi kerusakan infrastruktur, pohon tumbang, gangguan transportasi kereta api, dan perbaikan jaringan listrik oleh petugas.
"Waktu itu langit mendadak hitam, lalu angin bertiup sangat kuat. Pohon besar di pinggir jalan sampai tumbang," kata warga tersebut.
Kesaksian serupa datang dari warga Distrik Pingfang.
Ia mengaku melihat gumpalan debu hitam raksasa bergerak seperti tembok menuju kompleks perumahannya sebelum akhirnya menutupi seluruh kawasan hanya dalam hitungan menit.
"Saya melihat pasir hitam bergerak seperti dinding besar menuju kompleks. Kurang dari dua menit, seluruh area sudah tertutup dan langit langsung gelap," ungkapnya.
Sejumlah warga yang sedang berkemah di pinggiran kota juga mengaku menyaksikan pemandangan dramatis saat sebuah tembok pasir setinggi ratusan meter bergerak mendekati kota.
Tak lama setelah itu, area sekitar langsung tenggelam dalam kegelapan.
Cuaca ekstrem tersebut turut menyebabkan kerusakan di berbagai titik kota.
Pohon tumbang, atap seng beterbangan, dan sejumlah bagian dinding bangunan dilaporkan rusak akibat terpaan angin.
Gangguan juga terjadi pada sektor transportasi.
Baca Juga: Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90
Beberapa perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, termasuk kereta cepat G773 yang sempat tertahan lebih dari satu jam di Stasiun Changchun Barat sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Harbin.
Pemerintah setempat saat ini masih melakukan penanganan pascabencana.
Petugas dari dinas pertamanan, kebersihan, dan perusahaan listrik dikerahkan untuk membersihkan jalan, mengevakuasi pohon tumbang, serta memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat badai.
Berita Terkait
-
Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90
-
Ulasan Drama Glaze of Love, Kisah Cinta Dua Introver di Ruang Restorasi Kuno
-
Sinopsis You Are My Fateful Love, Drama Baru Miles Wei tentang First Love
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Bermental Tangguh dan Berprinsip Teguh: Filosofi China di Buku Dao De Jing
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing
-
Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan
-
Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap