News / Nasional
Rabu, 03 Juni 2026 | 15:43 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: SPPG di Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Anggota DPR RI Irma Suryani meminta Kepala BGN baru, Nanik Sudaryati, melibatkan masyarakat lokal sebagai mitra penyedia dapur SPPG.
  • Irma mendesak pergantian oknum koordinator dan staf BGN yang lalai serta tidak menjalankan standar operasional program gizi dengan benar.
  • Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN per 2 Juni 2026 demi memperbaiki kinerja program gizi nasional.

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang yang baru saja ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Dadan Hindayana bisa memberi kesempatan rakyat untuk menjadi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kembalikan pada niat awal, beri kesempatan rakyat yang mau join (bergabung) dan punya dapur yang memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG," katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Irma juga meminta setiap koordinator wilayah (Korwil), kepala regional (Kareg), dan koordinator kecamatan (Korcam) yang nakal dan tidak menjalankan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar operasional prosedur untuk diganti.

"Begitu juga tiga karyawan BGN (kepala SPPG, pengawas gizi, dan pengawas keuangan) yang dipekerjakan di SPPG dan tidak bekerja dengan baik agar diberhentikan, karena jika mereka kerja baik tentu keracunan-keracunan tidak akan terjadi," ujar dia sebagaimana dilansir Antara.

Irma meyakini Nanik S. Deyang mampu memperbaiki semua kinerja BGN yang tidak baik ke depannya demi kualitas program prioritas peningkatan kualitas gizi bangsa tersebut.

Ia mengemukakan kerja keras mantan Kepala BGN Dadan Hindayana untuk mencapai target pembangunan SPPG selama menjabat sejak tahun 2025 hingga 2 Juni 2026 patut dihargai.

"Saya kira apa yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sudah tepat, Pak Dadan dan tim sudah bekerja hampir dua tahun dan SPPG yang terbangun sudah lebih dari 50 persen, kurang lebihnya saya kira patut kita hargai. Tidak mudah tentu membangun SPPG sebanyak itu dengan segala permasalahannya," ucap Irma.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN terhitung sejak 2 Juni 2026.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden RI dalam jumpa pers di Kantor Presiden RI, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa malam, mengumumkan pencopotan tersebut.

Baca Juga: Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG

"Pada hari ini, Selasa tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Load More