- Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana beserta dua wakilnya sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis 2025–2026.
- Para tersangka memanipulasi sistem digital dan melakukan intervensi guna meloloskan mitra yang tidak layak dalam pengadaan barang jasa.
- Praktik penggelembungan harga pada berbagai pengadaan barang mengakibatkan kerugian negara dan kini tengah dalam proses penyidikan hukum lebih lanjut.
Salah satu poin yang menjadi sorotan penyidik adalah pengadaan kendaraan operasional berupa motor listrik.
Syarief menjelaskan, bahwa terdapat pengadaan sebanyak 21.801 unit motor listrik dengan nilai proyek mencapai sekitar Rp1 triliun yang diduga disusun secara melawan hukum.
Selain kendaraan, penyimpangan juga ditemukan pada pengadaan perlengkapan personal dan alat pendukung lainnya.
Penyidik mencatat adanya pengadaan 32 ribu pasang sepatu yang masuk dalam daftar barang yang diduga bermasalah.
Tak berhenti di situ, sektor teknologi informasi juga tak luput dari praktik korupsi para tersangka di Badan Gizi Nasional.
Penyidik Kejaksaan Agung menemukan dugaan penyimpangan dalam pengadaan 31 ribu unit tablet.
Selain itu, terdapat pengadaan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang juga dianggap tidak sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan operasional program Makan Bergizi Gratis di tingkat lapangan.
Seluruh pengadaan tersebut, selain dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, juga terindikasi kuat mengandung unsur mark up harga yang merugikan keuangan negara.
Akibat perbuatan tersebut, Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung kini harus menghadapi jeratan hukum yang berat.
Baca Juga: Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Mark-up Motor Listrik Rp1 Triliun dan Ribuan Pasang Sepatu
Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal-pasal tersebut mengatur mengenai tindak pidana korupsi yang merugikan negara serta penyalahgunaan wewenang dalam jabatan.
Hingga saat ini, Kejaksaan Agung masih terus mendalami kasus ini untuk mencari kemungkinan adanya tersangka lain atau aliran dana ke pihak-pihak terkait.
Syarief mengatakan penyidik masih melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi strategis untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan.
Diketahui, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
Berita Terkait
-
Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Mark-up Motor Listrik Rp1 Triliun dan Ribuan Pasang Sepatu
-
Eks Kepala BGN Ditahan Kejagung, Menkum Supratman: Presiden Sudah Berkali-kali Mengingatkan
-
Kronologi Lengkap Korupsi MBG Jerat Dadan Hindayana Cs Tersangka: Mark Up Motor Hingga TV 75 Inch
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Saling Balas 10 Gol, Segini Uang yang Diraih Inggris Setelah Kalahkan Prancis!
-
Rayakan Musim Panas dan Kebebasan Diri, BB Girls Rilis Lagu Body Wave
-
Drama 10 Gol, Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 19 Juli 2026: Pintu Rezeki Terbuka Lebar
-
Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?
-
Solusi Finansial WNI di Taiwan, BRImo Hadir Permudah Transaksi Lintas Negara
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil