- Ketua Timwas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi transformasi positif penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Jakarta.
- Timwas DPR RI menyoroti perlunya perbaikan fasilitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang masih dianggap belum memadai.
- DPR RI akan menggelar rapat evaluasi bersama pemangku kepentingan untuk melaporkan temuan pengawasan dalam Sidang Paripurna resmi.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Cucun Ahmad Syamsurijal, memberikan apresiasi atas perkembangan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Meski menilai adanya kemajuan signifikan, Timwas tetap mengantongi sejumlah catatan kritis, terutama terkait fasilitas di puncak haji.
Ia mengungkapkan bahwa jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya (year on year), penyelenggaraan haji 2026 menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik.
"Kita harus sampaikan dengan jujur apa adanya, pelaksanaan haji tahun ini sudah melakukan lompatan transformasi yang bagus," ujar Cucun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Kendati begitu, Cucun menekankan bahwa dinamika di lapangan masih menyisakan berbagai persoalan yang sulit diprediksi (unpredictable).
Berdasarkan temuan Timwas DPR, indikator utama kesuksesan haji yang terletak pada fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) masih memerlukan perbaikan mendalam.
"Yang namanya pelaksanaan haji itu yang unpredictable masih banyak ya. Misalkan ada kejadian penampungan di Mina yang masih belum terpenuhi fasilitasnya," ungkapnya.
Cucun menegaskan bahwa area Armuzna tetap menjadi perhatian utama DPR karena merupakan titik paling krusial bagi jemaah.
"Indikator kesuksesan haji itu adalah Arafah, Muzdalifah, Mina. Kami masih punya catatan di sana," tambahnya.
Baca Juga: MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana
Menindaklanjuti temuan-temuan tersebut, Timwas Haji DPR RI berencana segera menggelar rapat evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.
Hasil dari pengawasan lapangan dan rapat evaluasi tersebut nantinya akan dilaporkan secara resmi dalam Sidang Paripurna DPR RI.
"Pasca ini akan dilakukan rapat evaluasi kami Timwas DPR RI dengan stakeholder yang ada, dan akan kita sampaikan di paripurna pengawasan kita nanti," pungkasnya.
Berita Terkait
-
MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana
-
Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara
-
Doa Raffi Ahmad di Arafah, Minta Keluarga Dilindungi dan Diberi Keturunan Lagi
-
Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Jakarta dan Surabaya Tidak Perlu Antre Imigrasi
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi
-
KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening
-
Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati
-
DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.
-
Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya
-
6 Hari Hilang Keluarga Sudah Anggap Tewas, Pemandu Gunung Ini Tiba-tiba Muncul dan Hidup
-
GBK Akan Dipadati Hingga 43 Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Warga Diimbau Hindari Senayan
-
Dadan Hindayana Cs Tersangka, Ucapan 'Amit-amit' Charles Honoris Kini Jadi Kenyataan
-
Pemerintah Serahkan 112 DIM Revisi UU Polri ke DPR, Pembahasan Dilanjutkan Pekan Depan
-
Mengaku Salah karena Korupsi, Noel Minta Maaf ke Rakyat dan Prabowo: Saya Pejabat Lengah