News / Internasional
Senin, 08 Juni 2026 | 12:02 WIB
Rudal Iran (Tasnimnews)
Baca 10 detik
  • Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel pada 7 Juni 2026 sebagai bentuk pelaksanaan hak membela diri.
  • Militer Israel membalas dengan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas militer strategis di wilayah Iran sebagai respons tegas.
  • Eskalasi konflik menyebabkan penerapan langkah darurat nasional serta pembatasan transportasi publik demi menjaga keamanan warga sipil Israel.

Serangan tersebut disebut sebagai bentuk pelaksanaan hak bela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Langkah ini diambil setelah Iran menilai terjadi pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata yang disepakati pada 8 April 2026.

Dalam pernyataannya, Iran juga menuding adanya agresi berkelanjutan oleh rezim Zionis terhadap Lebanon dan wilayahnya.

“Kami menegaskan tekad kuat bangsa Iran untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya secara tegas di mana pun diperlukan,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran di Jakarta seperti diterima Suara.com

Iran juga menilai Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas pelanggaran gencatan senjata tersebut.

Lebih lanjut, Iran memperingatkan bahwa setiap tindakan provokatif akan dibalas dengan respons keras.

Load More