- Israel dan Iran saling melancarkan serangan rudal pada Senin setelah gencatan senjata selama dua bulan berakhir.
- Serangan rudal Iran menargetkan tiga pangkalan militer Israel, sementara Israel membalas dengan menyerang situs strategis di Iran.
- Eskalasi militer ini mempersulit negosiasi kesepakatan damai antara kedua negara yang telah berlangsung selama seratus hari terakhir.
Suara.com - Israel dan Iran saling melancarkan serangan rudal dalam serangan pertama antara kedua rival sengit tersebut sejak gencatan senjata di Timur Tengah diumumkan dua bulan lalu.
Pertukaran serangan tersebut menandai peningkatan eskalasi besar di wilayah yang sudah tegang. Namun, ini hanyalah bagian dari peningkatan aksi militer dalam beberapa hari terakhir yang juga melibatkan AS, beberapa negara Teluk Arab, dan kelompok militan Lebanon, Hizbullah.
Semua penembakan tersebut semakin mempersulit upaya untuk mengakhiri perang di Iran, yang dimulai pada 28 Februari dan menandai hari ke-100 pada hari Senin.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan sudah di depan mata klaim yang telah berulang kali ia sampaikan dalam beberapa minggu terakhir.
"Kita sangat dekat dengan kesepakatan akhir dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang baik. Saya tidak ingin kesepakatan itu gagal karena apa yang terjadi sekarang," kata Trump melansir NPR, Senin (8/6/2026).
Korps Garda Revolusi Iran mengatakan rudal mereka pada Minggu malam dan Senin pagi menargetkan tiga pangkalan udara militer di Israel, dua di tengah negara dan satu di utara.
Militer Israel mengatakan telah menembak jatuh semua tembakan yang datang.
Puing-puing yang berjatuhan memicu kebakaran semak, tetapi tidak ada kerusakan atau korban luka yang dilaporkan. Israel memerintahkan sekolah-sekolah ditutup pada hari Senin sebagai tindakan pencegahan.
Trump mengatakan kepada Financial Times Inggris bahwa pesannya kepada pemimpin Israel Benjamin Netanyahu adalah untuk tidak membalas serangan Iran, dan Netanyahu tidak punya pilihan selain menerimanya.
Baca Juga: Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
"Dia tidak akan punya pilihan," kata Trump tentang Netanyahu. "Saya yang menentukan. Saya yang menentukan segalanya. Dia tidak menentukan segalanya."
Namun Israel menegaskan akan membalas.
"Iran menembakkan 11 rudal balistik ke Israel," kata duta besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, di X. "Tidak ada negara yang bermartabat di dunia yang akan mentolerir serangan seperti itu, dan Israel pun tidak akan mentolerirnya. Israel sekarang menargetkan lokasi peluncuran rudal permukaan-ke-permukaan Iran," jelas dia.
Pada dini hari Senin, Israel melancarkan serangan rudal ke Iran. Puluhan pesawat tempur Israel ikut serta dalam operasi tersebut, kata militer Israel.
Warga Iran melaporkan ledakan di ibu kota Teheran, serta Isfahan dan Tabriz. Media Iran melaporkan bahwa bandara-bandara di negara itu telah ditutup.
Militer Israel mengatakan telah menghantam beberapa target di kompleks petrokimia besar di Mahshahr, di barat daya Iran. Para pekerja di pabrik tersebut telah dievakuasi, menurut media Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung
-
Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja
-
KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan
-
Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas
-
Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar
-
Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?
-
Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital
-
Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit
-
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing