- Sebanyak 113 kejadian kebakaran misterius melanda rumah Mutfiana di Sleman, DIY, selama 17 hari berturut-turut hingga kini.
- Fenomena kebakaran tersebut dilaporkan mulai merembet ke dua rumah warga di sekitar lokasi kejadian di Padukuhan Mriyan.
- BPBD Sleman memasang kamera CCTV untuk membantu tim peneliti mengungkap penyebab kebakaran dan memantau keamanan di area tersebut.
"17 hari kita, ya hanya tinggal 15 persen pendapatan kami, bisa dikatakan sama sekali nggak ada ya," ungkapnya.
Kamera CCTV Dipasang
BPBD Sleman memasang kamera pengawas atau CCTV di rumah yang mengalami fenomena kebakaran misterius di Sleman, DIY.
Pemasangan dilakukan untuk membantu proses penyelidikan penyebab kemunculan api yang hingga kini belum dapat dipastikan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan kamera dipasang agar tim peneliti bisa mengetahui secara langsung proses munculnya api di dalam rumah.
"Kita ingin melihat seperti apa to, asal muasal munculnya api itu," kata Bambang.
Menurut dia, rekaman CCTV diharapkan dapat menjadi tambahan alat bukti bagi tim peneliti dari berbagai lembaga untuk menguatkan kesimpulan penyelidikan.
Selain itu, pemasangan CCTV dilakukan untuk memantau aktivitas keluar masuk orang di rumah yang kini banyak didatangi peneliti maupun warga. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian.
"Siapa aja yang masuk bisa terekam, bisa termonitor lah. Termasuk tamu-tamunya itu siapa saja," ujarnya.
Baca Juga: Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
Bambang bilang, saat ini CCTV dipasang di dua titik, yakni ruang depan dan ruang tengah rumah.
Perangkat tersebut dilengkapi sensor gerak untuk membantu mendeteksi aktivitas di area yang menjadi lokasi kemunculan api.
Berita Terkait
-
Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
-
Terkuak! Ada Retakan Bawah Tanah Sedalam 20 Meter di Balik Teror Api Sleman
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru
-
CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal
-
Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu
-
Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow
-
Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya