News / Internasional
Senin, 08 Juni 2026 | 20:18 WIB
Salah satu detik-detik dramatis saat gempa Filipina menghantam terjadi di Mahayahay Elementary School, Davao Occidental [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gempa tektonik berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 07.37 waktu setempat.
  • Bencana ini berdampak pada 6.224 sekolah, lebih dari 3,2 juta siswa, dan ribuan tenaga pendidik di lima wilayah.
  • Pemerintah menghentikan sementara aktivitas belajar mengajar serta melakukan evakuasi akibat kerusakan infrastruktur dan potensi ancaman tsunami.

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) waktu setempat.

Gempa dahsyat ini berdampak luas pada sektor pendidikan di negara Filipina.

Lebih dari 3,2 juta siswa dan hampir 129 ribu tenaga pendidik terdampak di lima wilayah, memaksa penghentian aktivitas belajar di ribuan sekolah.

Salah satu detik-detik dramatis saat gempa Filipina menghantam terjadi di Mahayahay Elementary School, Davao Occidental.

Dalam rekaman video viral, terlihat siswa-siswa sekolah dasar bersama guru jongkok di tanah saat gempa dahsyat terjadi.

Kepanikan dan ketakutan tergambar jelas dari wajah para siswa dan guru pada video tersebut saat bumi bergoyang akibat gempa dahsyat tersebut.

Saat tengah berjongkok, para siswa dan guru dikagetkan dengan robohnya bangunan yang tepat berada di belakang mereka.

Dari laporan yang dikutip dari inquirer.net, tidak ada korban luka dari siswa dan para guru.

Salah satu detik-detik dramatis saat gempa Filipina menghantam terjadi di Mahayahay Elementary School, Davao Occidental [Istimewa]

Menurut laporan Departemen Pendidikan Filipina (DepEd), gempa terjadi pukul 07.37 waktu setempat dengan pusat sekitar 32 kilometer barat daya Maasim, Sarangani, pada kedalaman 33 kilometer.

Baca Juga: Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

Otoritas mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa tektonik kuat yang berpotensi memicu kerusakan besar dan gempa susulan.

Sebanyak 3.239.964 pelajar, 128.861 tenaga pendidik dan staf, serta 6.224 sekolah terdampak di 33 divisi pendidikan di Regions IX, X, XI, XII, dan Caraga.

Sebagai langkah darurat, kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara untuk memastikan keselamatan siswa.

“Sekolah diminta mengaktifkan rencana kontinjensi gempa dan tetap waspada terhadap gempa susulan,” demikian pernyataan otoritas terkait Filipina.

Proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi pemerintah daerah dan lembaga penanggulangan bencana.

Guncangan terkuat tercatat pada intensitas VII di General Santos City, sementara beberapa wilayah lain mengalami intensitas VI hingga V.

Kerusakan dilaporkan terjadi pada bangunan sekolah, jembatan, serta infrastruktur penting lainnya.

Gempa juga memicu peringatan tsunami dan evakuasi di sejumlah wilayah pesisir Mindanao.

Load More