Namun, penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa lahan basah tidak hanya berperan sebagai penyerap dan penyimpan karbon. Dalam kondisi tertentu, ekosistem tersebut juga dapat menjadi sumber emisi metana yang perlu diperhitungkan dalam kebijakan iklim.
Area Kecil Tidak Boleh Diabaikan
Para peneliti menilai temuan ini menunjukkan pentingnya memperluas pemantauan emisi hingga ke area-area lahan basah berukuran kecil yang selama ini sering luput dari inventarisasi.
Selama ini, pemantauan dan kebijakan konservasi lebih banyak berfokus pada kawasan lahan basah berskala besar. Padahal, jika dikumpulkan secara keseluruhan, jutaan lahan basah kecil dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap emisi metana global.
Dengan data yang lebih lengkap, pemerintah dan pemangku kepentingan dapat menghitung emisi gas rumah kaca secara lebih akurat sekaligus merancang strategi pengelolaan lahan basah yang lebih efektif. Temuan ini juga menjadi pengingat bahwa dalam upaya menghadapi perubahan iklim, kawasan yang tampak kecil sekalipun dapat memiliki dampak yang besar terhadap sistem iklim global.
Penulis: Natasha Suhendra
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi
-
Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
-
Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah
-
Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik
-
Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
-
Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur
-
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
-
Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk
-
Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
-
Butuh Rp667 T Tapi Hanya Dipatok Rp139 T, Menhan Usulkan Tambahan Anggaran Rp195 T ke DPR untuk 2027