- Kerusuhan anti-imigran pecah di Belfast, Irlandia Utara, pada Senin malam (8/6) setelah terjadi insiden penusukan terhadap seorang pria.
- Massa membakar rumah, bisnis, dan kendaraan warga asing yang menyebabkan kerusakan luas serta trauma bagi warga terdampak.
- Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam kekerasan tersebut dan menegaskan pelaku akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.
Suara.com - Kota Belfast, Irlandia Utara dalam kondisi porak-poranda setelah Senin malam (8/6) penuh kerusuhan yang dipicu aksi demonstrasi anti-imigrasi.
Sejumlah rumah, bus, dan bisnis milik warga asing dibakar massa, memperlihatkan eskalasi kekerasan yang mengkhawatirkan.
Kerusuhan pecah usai insiden penusukan pada Senin malam yang membuat seorang pria mengalami luka serius.
Aksi protes yang awalnya berlangsung di kawasan Newtownards Road berubah menjadi kekacauan setelah sebuah bus dibakar, memicu aksi lanjutan di berbagai titik kota.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengecam keras insiden tersebut dalam pernyataan resminya.
“Apa yang terjadi di Belfast sangat mengejutkan dan tidak dapat diterima. Tidak ada pembenaran atas kekerasan ini,” tegasnya dikutip dari Metro.uk
Starmer juga menyoroti adanya indikasi serangan yang menargetkan individu berdasarkan latar belakang mereka.
Starmer menegaskan pelaku akan menghadapi konsekuensi hukum penuh dan meminta masyarakat untuk tetap tenang.
Di lapangan, kerusakan terlihat meluas. Sejumlah rumah keluarga hangus terbakar, kendaraan rusak, dan fasilitas umum lumpuh.
Baca Juga: Terbang 5 Jam Antar Laga! Shearer Sebut Inggris Hadapi Ujian Terberat di Piala Dunia 2026
Warga yang terdampak, termasuk anak-anak, dilaporkan mengalami trauma akibat kekerasan yang terjadi.
Polisi menyebut situasi kini mulai terkendali, namun ketegangan masih terasa di beberapa wilayah.
Aparat keamanan tetap disiagakan untuk mencegah potensi kerusuhan lanjutan.
Sementara itu, pihak berwenang memastikan tersangka penusukan, seorang pria berusia 30-an asal Sudan, masih dalam tahanan dan dijadwalkan menjalani proses hukum.
Insiden ini semakin memperkeruh situasi sosial di tengah meningkatnya sensitivitas isu imigrasi di Inggris.
Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama juga angkat suara, menyerukan penghentian kekerasan dan perlindungan terhadap komunitas minoritas.
Mereka menilai situasi ini bukan hanya krisis keamanan, tetapi juga ujian bagi kohesi sosial di kawasan tersebut.
Berita Terkait
-
Terbang 5 Jam Antar Laga! Shearer Sebut Inggris Hadapi Ujian Terberat di Piala Dunia 2026
-
Kondisi Bukayo Saka Mengkhawatirkan, Thomas Tuchel Hati-Hati Mainkan di Piala Dunia 2026
-
Tuchel Tolak Anggapan Timnas Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2026: Kami Hanya Penantang!
-
Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026
-
Jack Grealish Dukung Langkah Manchester City yang Mengincar Iliman Ndiaye
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Chandra Asri Perkuat ESG, Skor S&P Global CSA 2026 Melonjak Jadi 66
-
Jadwal Lengkap Pekan kedua Super League 2026/2027: Persija vs Persib Jadi Duel Paling Panas
-
Mimpi Potong Rambut Artinya Apa? Kenali Berbagai Maknanya
-
Tak Hanya Pemegang KJP, Pramono Buka Peluang Semua Pelajar Bisa Naik Transjakarta Gratis
-
AHY Diprediksi Bakal Jadi Pesaing Kuat Gibran di Bursa Cawapres 2029
-
Persija vs Persib: Fitrah Maulana Tantang Tekanan SUGBK, Mengaku Sudah Siap Mental
-
Rekomendasi Deodorant Glycolic Acid untuk Mencerahkan Ketiak Hitam Sesuai Arahan Dokter
-
Pencarian Berakhir Duka: Polisi Muda yang Hilang di Sungai Mesuji Ditemukan Tak Bernyawa
-
25 Tahun Serangan 9/11, Cerita Mereka yang Bertugas saat 4 Pesawat Tabrak WTC
-
Sound Horeg dan Pertanyaan yang Belum Usai: Pantaskah Ia Disebut Budaya?