- Presiden Prabowo mengungkapkan alasannya mengejar posisi RI 1 setelah mengalami empat kali kekalahan dalam pemilu sebelumnya.
- Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung pada Rabu, 10 Juni 2026.
- Prabowo menegaskan ambisinya menjadi presiden didorong oleh pandangannya bahwa Indonesia telah bergerak ke arah yang salah sejak dulu.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menjawab nyinyiran para analis dan siniar soal pencalonannya sebagai presiden yang sudah berulang kali. Prabowo memberikan alasan ia mengejar mimpi menjadi RI 1.
Perjuangan Prabowo untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia tidak dilalui dengan mudah. Ia harus menelan pil pahit berupa kekalahan empat kali baik dalam proses pencalonan atau kalah suara saat pertandingan.
"Empat kali kalah. Iya. saya usaha dari presiden dari 2004 konvensi Golkar iya kaan. 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. lima kali. 4 kali kalah," kata Prabowo," ujar Prabowo saat meresmikan pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Prabowo menyadari di tengah upayanya meraih mimpi dan kini telah berhasil, ada suara-suara yang mempertanyakan ambisinya tersebut.
"Orang bingung, sudah 4 kali kalah masih mau maju lagi. Saudara-saudara, ada analis-analis ya, podcast podcast, Prabowo pingin banget jadi presiden sampe sekian kali," kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra ini mengungkapkan alasan mengapa menjadi Presiden Indonesia merupakan keinginannya yang terus ia upayakan.
"Saudara-saudara, kanapa saya ingin jadi presiden? Saya ingin jadi presiden karena saya sudah lihat dari tahun 90-an, Indonesia menuju arah yang salah. Saya sudah melihat," kata Prabowo.
"Saya bukan mau jadi presiden hanya untuk jadi presiden. Lo kira enak? Iya kan," sambungnya.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi
Berita Terkait
-
Ogah Pakai Mercy, Ini Alasan Prabowo Setia pada Maung Meski Atap Bocor dan Gledak-gledak
-
Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri
-
Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan
-
Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda