- Sektor swasta membangun 126 unit fasilitas sanitasi bagi warga di Desa Kampung Besar dan Kelurahan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
- Penyediaan fasilitas sanitasi ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup, kesehatan keluarga, serta mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan stunting.
- Program kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta merawat sarana yang telah disediakan.
Suara.com - Warga di Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, dan Kelurahan Pakuhaji kini merasakan perubahan signifikan dalam akses sanitasi.
Program sosial yang dijalankan bersama sektor swasta menghadirkan ratusan fasilitas sanitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 71 unit fasilitas sanitasi dibangun di Kelurahan Pakuhaji. Sementara di Desa Kampung Besar, tersedia 55 unit yang kini dapat digunakan warga untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran fasilitas ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan keluarga. Selain menyediakan sarana, program ini juga mendorong warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Warga Pakuhaji, Mirnasari, mengaku bantuan tersebut membuat kehidupan keluarganya lebih nyaman. Ia menyebut fasilitas yang bersih membantu membentuk kebiasaan hidup sehat, terutama bagi anak-anak.
“Sekarang lebih mudah menjaga kebersihan rumah. Anak-anak juga jadi terbiasa memakai fasilitas yang layak dan bersih,” ujar Mirnasari.
Ia berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain yang masih membutuhkan. Menurutnya, sanitasi layak merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat diakses semua warga.
“Kami merasa terbantu. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa dijaga bersama, karena manfaatnya untuk warga sendiri,” katanya.
Direktur Estate Management Agung Sedayu Group, Dr. Ir. H. Restu Mahesa, M.M, mengatakan program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
Baca Juga: Festival Tabuh Bedug Digelar di Teluknaga, Gubernur Banten Dorong Jadi Event Nasional
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam rangka menjaga kesehatan dan juga menggugah kebersamaan bahwa masyarakat yang ada di Kabupaten Tangerang membutuhkan uluran tangan kita,” kata Restu.
Ia menambahkan, pembangunan fasilitas sanitasi menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Ke depan, diharapkan semakin banyak pihak terlibat dalam program serupa.
“Ke depan kami harapkan juga ada banyak sumbangsih-sumbangsih yang lain bersama-sama membangun masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Restu juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas secara optimal oleh masyarakat.
Berita Terkait
-
Festival Tabuh Bedug Digelar di Teluknaga, Gubernur Banten Dorong Jadi Event Nasional
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi
-
Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau
-
Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen
-
Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Bahaya Drainase Rumah yang Tersumbat
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
KPK Periksa Istri Suhardiman Amby, Sekda hingga Anggota DPRD Kuansing
-
8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026
-
Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon
-
Bedak untuk Kulit Sawo Matang dan Berminyak, 5 Pilihan yang Bikin Wajah Tetap Matte Seharian
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
-
Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja
-
Kreator My Hero Academia Rilis Manga Horor One Shot Baru Agustus 2026
-
Arah Meja Kerja yang Baik untuk Rezeki Menurut Feng Shui, Hadap ke Mana?