Kedua adalah Antroposen berbahaya, ketika pengurangan emisi berjalan lambat dan pemanasan terus bertambah sehingga risiko sosial, ekonomi, dan lingkungan meningkat.
Ketiga adalah Antroposen tidak terkendali—kondisi ketika perubahan iklim memicu umpan balik alami yang mempercepat pemanasan dan membuat sistem semakin sulit dikendalikan.
Peneliti menggambarkannya seperti “pasir hisap Antroposen”: semakin lama tindakan ditunda, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk keluar.
Net-zero bukan tujuan akhir
Temuan ini memberi pesan penting: target net-zero tetap krusial, tetapi tidak cukup dipahami sebagai tombol reset bagi planet.
Alih-alih menunggu kondisi kembali seperti semula, fokus kebijakan dan tindakan perlu bergeser pada dua hal sekaligus: mengurangi emisi secepat mungkin dan memperkuat kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan yang sudah terjadi.
Transisi energi bersih, perlindungan hutan, pembangunan kota yang lebih tahan iklim, hingga perubahan pola konsumsi menjadi bagian dari strategi tersebut.
Karena dalam konteks krisis iklim, tindakan hari ini bukan hanya menentukan kondisi satu dekade ke depan—tetapi juga menentukan seperti apa dunia yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Penulis: Vicka Rumanti
Baca Juga: Detik-detik Bangunan Ambruk di Belakang Siswa, Video Gempa Filipina Bikin Merinding
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah