News / Internasional
Senin, 15 Juni 2026 | 06:56 WIB
Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]
Baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran untuk mengakhiri seluruh aksi permusuhan kedua negara.
  • Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran bebas biaya bagi kapal internasional di Selat Hormuz yang strategis.
  • Perjanjian ini menghentikan operasi militer secara permanen di seluruh front guna menciptakan stabilitas keamanan di Timur Tengah.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran telah tercapai, sekaligus membuka kembali jalur pelayaran bebas biaya melalui Selat Hormuz yang selama ini menjadi titik krisis geopolitik.

Kesepakatan tersebut juga dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran dan disebut akan langsung menghentikan seluruh aksi permusuhan antara kedua pihak.

Trump menyebut perjanjian ini memungkinkan kapal-kapal melintas tanpa dikenakan biaya di Selat Hormuz, jalur strategis energi dunia yang sempat terganggu akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Ia juga mengumumkan pencabutan blokade laut AS dan membuka kembali jalur pelayaran internasional.

Donald Trump [The White House]

“Saya menyatakan bahwa kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Kapalkan dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tulis Trump di Truth Social, dilansir dari Al Jazeera.

Trump kemudian menegaskan bahwa kesepakatan ini akan membawa stabilitas dan keamanan bagi kawasan Timur Tengah, sekaligus membuka peluang perjanjian damai yang lebih luas di masa depan.

“Kesepakatan besar ini akan membawa perdamaian dan keamanan ke seluruh kawasan," jelasnya lagi.

ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Pembukaan Selat Hormuz akan membuat aliran minyak kembali normal setelah sebelumnya terganggu akibat konflik berkepanjangan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengumumkan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai setelah melalui negosiasi intensif. Ia menyebut perjanjian tersebut mencakup penghentian total operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon.

Baca Juga: Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian

“Setelah perundingan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai. Kedua pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon,” tulis Sharif.

Load More