News / Internasional
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB
Donald Trump (IG Donald Trump)
Baca 10 detik
  • AS dan Iran resmi menandatangani memorandum kesepakatan 14 poin di Istana Versailles.

  • Presiden Donald Trump mengakui bahwa proses negosiasi tersebut berjalan dengan tidak mudah.

  • Presiden Emmanuel Macron menyatakan perjanjian ini membuka jalan damai dan menurunkan harga energi.

Suara.com - Kesepakatan diplomatik mengejutkan antara Amerika Serikat dan Iran resmi tercapai demi menekan lonjakan harga energi global. Perjanjian damai ini ditandatangani langsung di Istana Versailles, Prancis.

Langkah besar tersebut diharapkan mampu meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini menyandera stabilitas ekonomi dunia. Banyak pihak menilai momentum ini sebagai titik balik baru bagi hubungan kedua negara.

Presiden Prancis Emmanuel Macron bertindak sebagai tuan rumah dalam pertemuan bilateral yang dikemas melalui jamuan makan malam tersebut. Kehadirannya mempertegas peran penting Eropa sebagai mediator konflik.

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) didampingi Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin (keempat kanan) berswafoto bersama pelajar setibanya di UNJ, Jakarta, Rabu (28/5/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]

Di hadapan para delegasi, pemimpin Amerika Serikat mengakui rumitnya proses negosiasi di balik layar sebelum dokumen resmi tersebut disepakati. Ketegangan tinggi sempat mewarnai diplomasi intensif ini.

“Ini tidak mudah,” kata Presiden Donald Trump saat menandatangani memorandum AS-Iran malam ini di Istana Versailles, dikutip dari CNN Internasional, Kamis (18/6/2026).

Dokumen kesepakatan tersebut merangkum cetak biru kerja sama baru yang mencakup 14 poin krusial. Seluruh poin dirancang untuk menstabilkan kondisi politik serta ekonomi makro.

Presiden China, Xi Jinping, diperkirakan akan menekan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait isu Taiwan dan perang tarif dalam pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di tengah memanasnya perang Iran. [istimewa]

Emmanuel Macron membagikan momen bersejarah ini melalui sebuah unggahan video di akun media sosial X miliknya. Publikasi tersebut langsung memicu perhatian luas dari masyarakat internasional.

Macron menegaskan bahwa rencana strategis ini memiliki dampak jangka panjang yang sangat signifikan bagi keamanan global. Kesepakatan ini juga diyakini akan langsung meredakan sentimen negatif di pasar komoditas.

Dalam unggahan tersebut, Macron menyebut rencana 14 poin itu “paves the way for lasting peace” dan akan memicu penurunan harga energi.

Baca Juga: Here We Go! Timnas Iran Dapat Tambahan Amunisi Baru Jelang Lawan Belgia

Hubungan antara Washington dan Teheran sebelumnya kerap diwarnai konflik tajam terkait isu nuklir dan sanksi ekonomi skala besar. Ketegangan kronis ini berulang kali mencekik pasokan minyak mentah dunia.

Melalui mediasi ketat di Versailles, kedua kekuatan besar ini akhirnya memilih resolusi konkret untuk mengatasi krisis ekonomi global. Langkah ini menjadi sinyal kuat berakhirnya kebuntuan geopolitik global.

Berikut adalah isi lengkap dari poin-poin kesepakatan yang telah disetujui:

1. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran beserta sekutu mereka dalam perang saat ini menandatangani MOU ini untuk menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon, dan berjanji mulai sekarang tidak akan memulai perang atau operasi militer apa pun terhadap satu sama lain, dan untuk menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap satu sama lain, serta menjamin integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon. Kesepakatan akhir akan mengonfirmasi penghentian permanen perang di semua lini, termasuk di Lebanon dan ketentuan lain dari paragraf ini.

2. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berjanji untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing dan menahan diri dari mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain.

3. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk bernegosiasi dan mencapai kesepakatan akhir dalam waktu maksimal 60 hari, yang dapat diperpanjang dengan persetujuan bersama.

Load More