- Tersangka Sony Sonjaya mengungkap adanya proyek fiktif pengadaan 5.000 unit CCTV dan alat sidik jari senilai Rp300 miliar.
- Pengadaan alat tersebut dikelola pihak outsourcing sebelum masa jabatan Sony di Badan Gizi Nasional dimulai sejak awal.
- Penyidik Kejaksaan Agung mendalami dugaan proyek fiktif tersebut karena berpotensi meningkatkan total kerugian negara dalam kasus korupsi ini.
Suara.com - Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Sony Sonjaya, kembali 'bernyanyi' dalam perkara yang menjeratnya.
Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony mengaku kepada penyidik bahwa terdapat proyek pengadaan CCTV dan alat deteksi sidik jari untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengadaan tersebut disebut sudah ada sebelum Sony menjabat di Badan Gizi Nasional (BGN).
"Satu SPPG itu ada 5 CCTV. Iya, jadi semuanya itu yang harus dipasang 5.000 CCTV. Dan sidik jari. Jadi penerima manfaatnya itu harus, harus klik sidik jarinya, gitu lho. Biar dicocokkan dengan SPPG," kata Krisna di Gedung Bundar Kejagung, Kamis (18/6/2026).
Krisna mengemukakan, proyek pengadaan tersebut sempat diperiksa Sony saat menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Vendor yang melakukan pemasangan pun sempat dimintai pertanggungjawaban.
"Ditanya sama Pak Soni, 'Eh, lu kan pasang nih 5.000 CCTV sama sidik jari. Coba diperlihatkan sama saya seperti apa. Saya butuh SDN 01 Jakarta Timur. Coba kamu lihat seperti apa?'. Mereka tidak bisa memperlihatkan," ungkap Krisna.
Nilai proyek pengadaan CCTV tersebut disebut mencapai Rp300 miliar. Pengadaan CCTV dan alat deteksi sidik jari itu dilakukan oleh pihak outsourcing. Namun, Sony mengaku lupa nama vendor pengadaan tersebut sehingga penyidik perlu mendalaminya lebih lanjut.
"Dia jawab itu total loss. Artinya bahwa itu boleh dikatakan adalah fiktif," tutur Krisna.
Krisna mengatakan, adanya proyek pengadaan tersebut berpotensi membuat nilai kerugian negara semakin besar. Ia berharap penyidik dapat mendalami proyek tersebut dan mengungkap pihak-pihak yang terlibat.
Diketahui, dalam kasus ini Sony Sonjaya menjalani pemeriksaan untuk kedua kalinya dalam kapasitas sebagai tersangka.
Baca Juga: KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
Pada saat yang sama, terdapat enam orang saksi yang turut diperiksa, salah satunya Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing.
Berita Terkait
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok
-
BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
John Herdman Bongkar Peran Vital Tom Haye Jelang Duel Panas Indonesia vs Vietnam
-
Rezeki Melimpah! Ini 5 Shio Paling Beruntung Sepanjang Agustus 2026
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak