News / Nasional
Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pimpinan DPR siap menemui massa mahasiswa saat aksi unjuk rasa.
  • Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 19 Juni 2026.
  • Mahasiswa Universitas Trisakti berencana menyampaikan tuntutan terkait perbaikan ekonomi, evaluasi kebijakan pemerintah, dan penguatan supremasi sipil kepada pimpinan.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan sinyal bahwa pimpinan DPR RI akan menerima massa mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa atau demonstrasi pada Jumat (19/6/2026).

Dasco mengungkapkan, kemungkinan pada Jumat besok akan ada sejumlah massa mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

"Besok sepertinya ada (aksi). Ya enggak apa-apa, ini kan mau terima nih temen-temen," kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Saat disinggung soal tuntutan massa aksi pada demonstrasi sebelumnya agar pimpinan DPR RI menemui mereka, Dasco menegaskan bahwa pimpinan DPR berencana menemui para demonstran pada Jumat besok.

"Besok memang ada rencana ditemui oleh pimpinan DPR kok," ujarnya.

"Ya besok memang ada rencana begitu," sambungnya.

Massa aksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyampaikan pendapat di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). [Suara.com/Adiyoga]

Adapun, berdasarkan agenda yang dilihat Suara.com, sejauh ini baru mahasiswa Universitas Trisakti yang akan menggelar aksi pada Jumat besok.

Hal itu diketahui dari unggahan akun Instagram @bemftitrisakti, Kamis (18/6) malam.

Dalam unggahannya, BEM FTI Trisakti menuliskan sejumlah tuntutan yang akan disampaikan, yaitu:

Baca Juga: BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

1. Pulihkan Ekonomi dan Politik

  • Turunkan harga bahan pokok
  • Turunkan harga BBM dan tingkatkan ketersediaan BBM subsidi
  • Hentikan pemborosan APBN

2. Berantas Inkompetensi Pejabat

  • Hentikan sementara dan evaluasi total program MBG
  • Perbaiki komunikasi pemerintah kepada publik

3. Kembalikan Supremasi Sipil

  • Tolak UU Polri
  • Bebaskan seluruh tahanan politik
  • Hentikan represivitas aparat serta militerisme di Indonesia Timur dan ranah sipil
  • Tolak PSN yang tidak berpihak kepada rakyat

Load More