Suara.com - Sekretariat DPRD DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi pemilahan sampah bagi pegawai dan tenaga pendukung di lingkungan kerja, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan itu merupakan tindak lanjut implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Sosialisasi berlangsung di Halaman Gedung DPRD DKI Jakarta. Bertujuan meningkatkan pemahaman bagi seluruh pegawai mengenai tata cara pemilahan sampah yang baik dan benar.
Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD DKI Jakarta Asril Pinayungan mengatakan, kegiatan itu menjadi langkah awal membangun budaya memilah sampah di lingkungan kerja.
Para peserta mendapatkan pemahaman tentang kategori sampah. Yaitu sampah organik, anorganik, residu, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Sehingga, bisa memilah sejak dari sumbernya.
Ke depan, lanjut Asril, sampah tanpa pemilihan tidak akan lagi diangkut. “Setelah bulan Agustus, sampah yang tidak dipilah tidak akan diangkat,” ucap dia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, Sekretariat DPRD DKI Jakarta menyediakan sarana tempat sampah terpilah.
“Kita harus mulai dari sekarang, kita juga sudah membuatkan tempat untuk memilah sampah. Jadi memang sudah kita jalankan Ingub tersebut,” tutur Asril.
Ia berharap, seluruh pegawai dapat memahami pentingnya pemilahan sampah dan menerapkannya secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN
Selain itu, perlu instruksi internal agar seluruh unsur di lingkungan Sekretariat DPRD memiliki pemahaman yang sama terkait tata cara pemilahan sampah.
“Biar teman-teman semuanya paham cara pemilahan sampah yang baik dan benar,” ucap Asril.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengurangan dan Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Fahmi Hermawan mengatakan, masa sosialisasi penerapan kebijakan pemilahan sampah telah berlangsung hampir dua bulan.
“Bulan Mei dan Juni ini memang masa sosialisasi. Artinya kita harus mengedukasikan ke seluruh tatanan, masyarakat, pemerintah maupun badan usaha,” ungkap Fahmi.
Menurut dia, edukasi dilakukan karena sumber timbulan sampah berasal dari berbagai kelompok pemangku kepentingan.
Oleh sebab itu, perubahan perilaku memilah sampah harus dimulai dari rumah, kantor, hingga ruang-ruang publik.
Berita Terkait
-
DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh
-
DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan
-
Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic
-
DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN
-
Dorong Kesadaran Lingkungan, DPRD DKI Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah dari Sumber
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM