Suara.com - DPRD DKI Jakarta turut menyosialisasikan gerakan pilah sampah kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mengatasi persoalan sampah di ibukota. DPRD mendukung penuh kebijakan yang telah dicanangkan Pemprov DKI Jakarta melalui peraturan gubernur terkait pengelolaan sampah berbasis sumber.
Dengan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah, volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan dapat berkurang. Selain itu, meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah demi mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menghadiri audiensi bersama warga RW 12, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/6). RW 12 menjadi satu di antara wilayah percontohan, sesuai Instruksi Gubernur No. 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan Sampah dari Sumbernya.
Program tersebut merupakan gerakan perubahan budaya. Sebab persoalan sampah tidak hanya selesai dengan mengandalkan pemerintah. Butuh kesadaran dan parsipasi warga.
“Semangat inilah yang harus terus kita jaga,” ujar Wibi.
Untuk memaksimalkan pemilahan sampah secara mandiri, Wibi akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI untuk membantu warga RW 12.
Menurut Wibi, pertemuan tersebut menjadi awal dari kolaborasi yang lebih kuat antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak generasi muda terlibat dalam gerakan pilahh sampah. “Karena menjaga lingkungan bukan hanya tugas orang tua atau pengurus wilayah, tetapi tugas kita semua,” pungkas Wibi.
Perkuat Kolaborasi
Baca Juga: Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?
Sinergisitas antara pemerintah provinsi dengan warga sangat penting guna mengatasi masalah sampah. Sebab, pengelolaan sampah secara individu atau kelompok tertentu tidak bisa optimal. Perlu kerja sama yang solid antara elemen masyarakat, pemerintah, hingga sektor swasta.
“Baiknya juga pemerintah dan swasta harus mendukung kegiatan pemilahan sampah seperti ini,” kata Wibi.
Ia berharap, keberhasilan gerakan pemilahan sampah mandiri di Jakarta Timur dapat direplikasi secara masif di seluruh wilayah kota.
Sementara itu, Kepala Sudin LH Jakarta Timur Julius Monangta mengapresiasi konsistensi warga RW 12 Kelurahan Cawang memilah sampah secara mandiri dari sumber.
Warga RW 12 telah berhasil memisahkan sampah berdasarkan jenis. Mulai dari sampah organik, anorganik, B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), hingga residu. Edukasi dan sosialisasi kepada warga akan terus dilakukan. Memastikan seluruh warga dapat berperan aktif secara konsisten.
Upaya itu, lanjut Julius, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah. Memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi persoalan sampah dari hulu ke hilir. ***
Berita Terkait
-
Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?
-
Kawal Pembangunan Jaringan Air Perpipaan Bentuk Komitmen DPRD DKI
-
Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu
-
Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman
-
Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Buru Nama Besar! Kejagung Fokus Bedah 'Nyanyian Sony Sanjaya di Korupsi MBG
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!
-
Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak
-
Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja 2027
-
Selat Hormuz Memanas: Asuransi Tolak Jamin Kapal RI, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Energi
-
Said Iqbal Ungkap Prabowo Minta Permenaker Outsourcing Direvisi, Mau Dihapus?
-
Sikat 'Tangan Kanan' Sony Sanjaya! Asep Yusuf Ditetapkan Tersangka usai Akali Jatah Dapur MBG
-
Terungkap! Makelar Minta Rp1,6 Miliar ke Pemkab Muara Enim untuk Ubah Hasil Audit BPK