- Roy Suryo dan Dokter Tifa menjalani rawat inap di RS Polri Kramat Jati sejak Jumat, 19 Juni 2026.
- Keputusan rawat inap diambil berdasarkan rekomendasi medis tim dokter setelah pemeriksaan menemukan adanya penyakit bawaan tertentu.
- Keduanya berstatus tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden Jokowi.
Suara.com - Pemeriksaan kesehatan terhadap Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa usai penetapan status tersangka mengungkap adanya penyakit bawaan yang membuat keduanya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kuasa hukum keduanya, Refly Harun, mengatakan keputusan rawat inap merupakan rekomendasi tim dokter setelah dilakukan pemeriksaan medis, bukan atas permintaan Roy maupun Dokter Tifa.
"Baik Dokter Tifa maupun Mas Roy Suryo, atas rekomendasi dokter, bukan atas permintaan sendiri, dilakukan tindakan rawat inap," kata Refly di Jakarta, Jumat (19/6/2026), mengutip dari ANTARA.
Menurut Refly, kondisi Roy dan Dokter Tifa secara umum dalam keadaan baik. Namun, pemeriksaan menemukan penyakit bawaan yang dinilai memerlukan observasi dan penanganan lebih lanjut.
"Kalau dua orang ini sebenarnya kondisinya baik. Tetapi mereka memiliki penyakit bawaan yang ditemukan dalam proses pemeriksaan," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tim dokter menilai kondisi kesehatan keduanya belum memungkinkan untuk langsung kembali menjalani aktivitas tanpa pengawasan medis.
Karena itu, dokter merekomendasikan agar Roy Suryo dan Dokter Tifa menjalani rawat inap guna memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil selama masa observasi.
Refly mengungkapkan Roy pada awalnya tidak berniat menjalani perawatan inap. Namun, setelah berdiskusi dengan keluarga dan tim kuasa hukum, ia memutuskan mengikuti rekomendasi dokter.
Meski demikian, ia belum dapat memastikan berapa lama keduanya akan dirawat.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro
"Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter," katanya.
Refly juga enggan membeberkan diagnosis penyakit Roy secara rinci. Ia hanya menyebut penyakit tersebut tergolong umum dan banyak dialami masyarakat Indonesia.
"Tidak mungkin kita bicara sakit orang. Penyakit Mas Roy tidak spesifik, cukup umum. Sekitar 30 persen masyarakat Indonesia mengidapnya," ujar Refly.
Hingga Jumat malam, Roy Suryo dan Dokter Tifa masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati sambil menunggu perkembangan kondisi kesehatan mereka.
Sebelumnya, keduanya tiba di RS Polri sekitar pukul 17.55 WIB dengan pengawalan penyidik Polda Metro Jaya dan langsung menjalani pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Roy tampak mengenakan kaus biru-putih dan celana pendek abu-abu gelap. Saat turun dari mobil tahanan, ia sempat mengepalkan tangan sambil mengucapkan, "Siap."
Tak lama kemudian, Dokter Tifa menyusul turun dari kendaraan tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.
Roy Suryo dan Dokter Tifa sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan, keduanya lebih dulu diamankan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat pagi. Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis (TA-AKAA) menyebut Roy Suryo ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB berdasarkan informasi dari istrinya. Sementara Tim Pembela Dokter Tifa (TPDT) menyatakan Dokter Tifa diamankan di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan