- Sudinhub Jakarta Timur meminta maaf atas penertiban parkir liar terhadap pengemudi ojol bernama Sulis di kawasan Jatinegara.
- Petugas menindak motor yang parkir di trotoar pada Rabu (17/6/2026) demi menegakkan aturan lalu lintas resmi.
- Sulis telah mengakui kesalahannya dan mengambil kembali kendaraannya tanpa dikenakan biaya di Kantor Sudinhub Jakarta Timur.
Suara.com - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang muncul di masyarakat terkait penertiban parkir liar yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Sebelumnya, petugas Sudinhub Jakarta Timur melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir liar di kawasan Jatinegara pada Rabu (17/6/2026). Dalam operasi tersebut, sebuah sepeda motor milik pengemudi ojol diangkut menggunakan mobil derek.
Peristiwa itu sempat menjadi perhatian publik setelah pengemudi ojol tersebut memohon kepada petugas agar motornya tidak diangkut karena menjadi satu-satunya sumber mata pencahariannya.
Menanggapi polemik yang berkembang, Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak bersama jajaran mendatangi kediaman pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo. Pertemuan itu dilakukan untuk memberikan penjelasan langsung mengenai kronologi kejadian sekaligus menyampaikan permohonan maaf.
"Kami memohon maaf atas kegaduhan yang timbul di masyarakat. Pertemuan ini kami lakukan untuk menjelaskan kronologi yang sebenarnya sekaligus menyampaikan langsung kepada Pak Sulis bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan penertiban ke depan dapat berjalan lebih baik lagi," ujar Harlem dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Harlem menjelaskan, penertiban dilakukan terhadap kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar dan bukan di lokasi parkir resmi.
Saat proses pengangkutan berlangsung, Sulis datang menemui petugas. Namun karena sepeda motor telah dimuat ke kendaraan angkut dan demi menjaga keselamatan petugas maupun pengguna jalan lainnya, Sulis diarahkan untuk mengikuti petugas ke Kantor Sudinhub Jakarta Timur.
Di kantor tersebut, Sulis mengakui kesalahannya karena melanggar aturan parkir dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran serupa. Setelah proses administrasi selesai, sepeda motornya langsung dikembalikan tanpa dipungut biaya.
Sementara itu, Sulis juga membenarkan bahwa kendaraannya tidak ditahan dan dapat diambil kembali pada hari yang sama setelah menyelesaikan proses di Kantor Sudinhub Jakarta Timur.
Baca Juga: Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
"Saya mengakui salah karena parkir tidak pada tempatnya. Saya ikut ke kantor Sudinhub Jakarta Timur, menandatangani surat pernyataan, dan motor saya langsung bisa dibawa pulang pada hari itu juga tanpa biaya apa pun. Saya juga berjanji tidak akan mengulangi lagi," ujar Sulis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA