- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad akan menggelar rapat koordinasi mitigasi PHK bersama pemerintah pada Jumat mendatang.
- Sebanyak 55 ribu pekerja di Bekasi terancam PHK akibat dampak kenaikan harga gas industri bagi perusahaan manufaktur.
- Pimpinan DPR berkomitmen mencari solusi bersama Pertamina dan perwakilan buruh untuk mencegah meluasnya pemutusan hubungan kerja tersebut.
Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera menggelar rapat koordinasi untuk memitigasi fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang belakangan melanda sejumlah perusahaan.
Kepastian agenda rapat tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, usai mendengar langsung aspirasi buruh terkait ancaman PHK. Aspirasi tersebut disampaikan saat Dasco menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Menurut Dasco, persoalan PHK tidak terlepas dari dampak situasi global. Saat ini, DPR dan pemerintah tengah berupaya mencegah kondisi tersebut semakin meluas.
"Tetapi kemudian, dampak-dampak ke depan, kami dalam waktu dekat, Insyaallah, Jumat, kita akan mengadakan rapat koordinasi dengan para stakeholder termasuk satgas mitigasi PHK dari pihak pemerintah yang dibentuk untuk menangani hal-hal seperti itu," kata Dasco di The Acacia Hotel, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Sebelumnya, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas KSPI, Dasco menelepon Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, terkait persoalan gas industri.
Sambungan telepon dilakukan sebagai respons atas penyampaian Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea. Andi mengungkapkan bahwa 55 ribu pekerja dari sejumlah perusahaan di Bekasi terancam terkena PHK pada pekan depan akibat kenaikan harga gas industri.
"Dua pabrik anggota saya yang terbesar di Bekasi tutup, Bang. Itu Granito, sebentar lagi menyusul Milenium Keramik dan Mulia Keramik karena gas industri. Ini bahaya sekali. Dapat dipastikan Bang Dasco, minggu depan, maksimal sepuluh hari ke depan, 55.000 orang ter-PHK," kata Andi Gani.
Menurut Andi Gani, tidak menutup kemungkinan ancaman PHK juga akan dialami perusahaan lain yang selama ini proses produksinya bergantung pada pasokan gas industri.
Menanggapi aspirasi tersebut, Dasco kemudian menelepon Simon. Ia menanyakan langkah yang dapat diambil untuk mengatasi ancaman PHK akibat kenaikan harga gas industri.
Baca Juga: Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat
"Siap Pak Dasco, saya tentunya akan segera koordinasi dengan pihak PGN dan dari kita tentunya komitmen kita agar supaya kita akan lakukan penyesuaian tentunya setelah mengikuti penyesuaian molekul dari LNG. Kita tentunya lakukan yang terbaik Pak Dasco agar supaya segera ada perbaikan dan tentunya untuk mendukung juga teman-teman di industri dengan harga yang-yang sesuai," tutur Simon melalui sambungan telepon dengan Dasco.
Dasco menegaskan bahwa perlu ada solusi secepat mungkin mengingat ancaman PHK sudah berada di depan mata.
"Jadi begini Pak Simon, jadi dalam berapa hari ini ini sudah ada ancaman PHK. Jadi mungkin kita juga musti cari jalan keluar atau kemudian juga yang dalam waktu dekat PHK ini juga harus kita mitigasi bagaimana kemudian pabrik-pabrik ini sekitar 55.000 katanya yang terancam PHK dan tentunya itu sangat memprihatinkan," kata Dasco.
"Nah mungkin kita bisa duduk sehari-dua hari ini juga dengan perwakilan dari teman-teman buruh satu-dua nanti mewakili supaya kita bisa cari jalan keluar ya," sambung Dasco.
Berita Terkait
-
Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat
-
Kabar Gembira bagi Driver Ojol! Gojek-Grab Turunkan Potongan Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung