News / Internasional
Kamis, 25 Juni 2026 | 09:31 WIB
Gempa kembar dahsyat mengguncang Venezuela dan memicu runtuhnya gedung serta potensi korban jiwa besar. (Skynews)
Baca 10 detik
  • Gempa kembar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang hebat wilayah Venezuela bagian utara.

  • Sejumlah gedung dilaporkan runtuh di Caracas dan La Guaira berdasarkan dokumentasi warga.

  • USGS memprediksi peluang korban jiwa menembus sepuluh ribu orang mencapai 44 persen.

Suara.com - Dua hantaman gempa tektonik berkekuatan raksasa mengguncang wilayah Venezuela dalam waktu berdekatan. Petaka ini memicu kepanikan luar biasa setelah sejumlah bangunan dilaporkan runtuh seketika.

Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengonfirmasi getaran pertama berpuncak pada magnitudo 7,2. Lindu awal ini terjadi tepat pukul 18:04 waktu setempat.

Pusat bencana terdeteksi di sekitar Kota San Felipe. Lokasi tersebut berjarak sekitar 280 kilometer di sebelah barat Ibu Kota Caracas.

Gempa bumi Venezuela

Situasi kian mencekam saat gempa susulan yang jauh lebih kuat menghentak tidak lama kemudian. Gempa kedua ini tercatat mencapai magnitudo 7,5.

Titik koordinat guncangan kedua bergeser ke arah utara. USGS menandai kawasan Yumare sebagai episentrum utama baru.

Dampak kerusakan fisik di lapangan sejauh ini memang belum terdata secara menyeluruh. Kendati demikian, sinyal kehancuran massal sudah terlihat jelas di berbagai sudut kota.

Warga yang panik terus mengirimkan laporan visual dari Caracas dan La Guaira. Foto-foto yang beredar memperlihatkan struktur beton sejumlah gedung tinggi telah runtuh rata dengan tanah.

Kondisi ini memperkuat prediksi buruk mengenai keselamatan para penduduk di area terdampak. USGS merilis analisis matematis yang menunjukkan potensi fatalitas sangat tinggi.

Terdapat peluang hingga 44 persen bahwa angka kematian akibat bencana ini menembus 10.000 jiwa. Skala kehancuran yang masif diprediksi akan terus meluas dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

"Bencana ini kemungkinan meluas" dan gempa susulan dengan guncangan kuat dapat terjadi, kata USGS dikutip dari BBC, Kamis (25/6/2026).

Selain ancaman reruntuhan, wilayah terdampak kini menghadapi bahaya sekunder yang tidak kalah mematikan. Karakteristik tanah di beberapa titik dilaporkan mulai mengalami perubahan struktural.

Tim geologi mengingatkan adanya risiko tinggi terjadinya tanah longsor di kawasan perbukitan. Ancaman likuifaksi atau pencairan penampang tanah juga mengintai kawasan pesisir dan dataran rendah.

Pemerintah setempat kini berkejaran dengan waktu untuk memetakan zona evakuasi yang aman. Warga diimbau tetap berada di luar ruangan guna menghindari struktur bangunan yang rawan roboh.

Venezuela berada di kawasan aktif yang mempertemukan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan. Aktivitas sesar aktif di wilayah utara negara ini kerap memicu pergeseran tektonik yang merusak.

Sejarah mencatat bahwa kota-kota padat seperti Caracas dan La Guaira sangat rentan terhadap guncangan besar. Kerentanan infrastruktur perkotaan tua memperparah risiko jatuhnya korban jiwa saat gempa kembar terjadi.

Load More