News / Nasional
Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari berbagai universitas mulai berdatangan ke depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Suara.com/Tiara)
Baca 10 detik
  • Massa mahasiswa dari PB HMI dan Universitas Mercu Buana melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta.
  • Para pengunjuk rasa menyampaikan lima tuntutan strategis terkait evaluasi anggaran negara, kesejahteraan guru, hingga stabilitas harga BBM.
  • Aksi di Jalan Gatot Subroto tersebut berlangsung tanpa penutupan arus lalu lintas meskipun jumlah massa terus bertambah.

Suara.com - Gelombang aksi di depan Gedung DPR RI semakin masif. Para mahasiswa terus berdatangan menuju gedung parlemen.

Usai organisasi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HMI) menggeruduk Gedung DPR RI, tak lama berselang kembali datang mahasiswa dari Universitas Mercu Buana.

Mereka juga melakukan long march dari arah Senayan menuju Gedung DPR RI.

“Assalamualaikum, Walaikumsalam salam, Mercubuana datang. Bawa pasukan,” teriak massa sambil berjalan.

Akan tetapi, tidak terlihat mobil komando dari massa yang mengenakan almamater berwarna merah ini.

Dua karangan bunga dari Badan Eksekutif Kerakyatan Daerah Jakarta dipasang di area depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin petang (15/6/2026). (Suara.com/Juan)

Meski telah dipenuhi oleh mahasiswa, Jalan Gatot Subroto masih dapat dilewati kendaraan. Belum ada penutupan atau pengalihan arus imbas aksi demonstrasi ini.

Sementara itu, ada lima tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam PB HMI dalam aksi kali ini, di antaranya:

  1. Mengevaluasi Program MBG dan KDMP yang dinilai perlu ditinjau kembali efektivitas, transparansi, serta dampaknya terhadap masyarakat;
  2. Menolak pemborosan anggaran negara;
  3. Menyejahterakan guru honorer melalui kebijakan yang menjamin kepastian status;
  4. Menstabilkan harga BBM guna menjaga daya beli masyarakat;
  5. Menegakkan supremasi sipil sebagai prinsip fundamental demokrasi dan negara hukum yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat.

Load More