News / Nasional
Kamis, 25 Juni 2026 | 11:15 WIB
Potret Polusi Udara di Perkotaan (Pexels/Evgeniy Zolotarev)

Suara.com - Saat membicarakan polusi udara di kota-kota besar, perhatian publik biasanya tertuju pada sumber yang paling terlihat: asap kendaraan, emisi industri, partikel PM2.5, atau karbon dioksida (CO2).

Di Indonesia, isu ini menjadi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta, Tangerang, dan Surabaya yang berulang kali menghadapi kualitas udara buruk.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada aktor lain yang selama ini jarang menjadi pusat perhatian, meskipun berpotensi memengaruhi pembentukan polusi udara secara signifikan.

Gas tersebut adalah nitrogen monoksida (NO).

Dalam studi berjudul Nitric oxide can enhance secondary aerosol precursor formation from aromatic carbonyls, para peneliti menemukan bahwa peran nitrogen monoksida dalam atmosfer ternyata lebih kompleks dibanding pemahaman sebelumnya.

Selama ini, NO kerap dipandang sebagai senyawa yang dapat membatasi pembentukan zat-zat tertentu yang kemudian berkembang menjadi aerosol sekunder—partikel halus yang terbentuk melalui reaksi kimia di udara.

Namun, temuan baru menunjukkan gambaran yang tidak sesederhana itu.

Gas yang selama ini dianggap menekan polusi ternyata bisa ikut membentuknya

Menurut peneliti dalam studi tersebut, Sharon Barua, nitrogen monoksida ternyata dapat membantu mempercepat terbentuknya senyawa baru dari gas-gas volatil di atmosfer.

Baca Juga: Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?

Senyawa inilah yang kemudian berkembang menjadi prekursor aerosol sekunder—komponen yang berperan dalam pembentukan partikel halus penyebab polusi udara.

Temuan ini penting karena aerosol sekunder bukan hanya berkaitan dengan kesehatan manusia.

Partikel tersebut juga dapat mengurangi jarak pandang, memengaruhi pembentukan awan, serta berdampak pada dinamika cuaca dan iklim.

Artinya, kualitas udara perkotaan tidak hanya ditentukan oleh apa yang langsung keluar dari knalpot atau cerobong, tetapi juga oleh proses kimia yang terjadi setelah berbagai emisi bercampur di atmosfer.

Dari kendaraan hingga produk sehari-hari

Penelitian ini juga menyoroti bahwa nitrogen monoksida bukan senyawa yang langka.

Load More