-
Amerika Serikat segera mengirimkan bantuan darurat setelah gempa kembar melanda pesisir utara Venezuela.
-
Gempa dahsyat menghancurkan sedikitnya 15 bangunan dan melumpuhkan Bandara Internasional Simon Bolivar.
-
Hubungan bilateral kedua negara mencair pasca penangkapan mantan Presiden Nicolás Maduro oleh militer AS.
Suara.com - Amerika Serikat langsung bersiap mengirimkan bantuan darurat pasca gempa bumi kembar mengguncang pesisir utara Venezuela. Pemerintah pimpinan Donald Trump langsung menggerakkan seluruh lini birokrasi demi mempercepat proses evakuasi dan pemulihan.
"Saya telah menginstruksikan seluruh lembaga pemerintah kami bersiap untuk bergerak cepat," ujar Trump dalam pernyataan resminya di media sosial.
Langkah taktis ini menjadi sinyal kuat percepatan aksi kemanusiaan global di tengah situasi darurat yang mencekam. Gedung Putih menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan negara tetangga tersebut berjuang sendirian.
"Kami akan berada di sana untuk teman baru dan hebat kami," tambah Trump berkomitmen.
Respons cepat ini muncul saat situasi di lapangan dilaporkan terus memburuk dengan korban yang berpotensi melonjak.
Serikat mengantisipasi dampak kerusakan masif yang bisa melumpuhkan total aktivitas warga di sana.
"Laporan awal tidak bagus!!!" tegas Trump dalam keterangannya.
Wilayah La Guaira yang berada di garis pantai utara menjadi titik terparah yang dihantam oleh bencana ini. Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengonfirmasi bahwa kepanikan luar biasa sempat melanda area padat penduduk tersebut.
Sedikitnya 15 bangunan dilaporkan runtuh seketika akibat guncangan hebat yang terjadi berturut-turut. Rekaman video di kota Catia La Mar memperlihatkan kepulan asap tebal dari puing-puing infrastruktur yang hancur.
Baca Juga: Venezuela Umumkan Darurat Nasional Usai Gempa Bumi Besar, Bandara Hingga Listrik Lumpuh
Kondisi ini diperparah dengan lumpuhnya Bandara Internasional Simon Bolivar yang menjadi urat nadi transportasi udara nasional. Kepanikan massal melanda ruang tunggu bandara saat material atap runtuh dan memaksa otoritas menutup total penerbangan.
Kehadiran bantuan Amerika Serikat ini menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara yang sebelumnya sempat tegang.
Momentum ini memperlihatkan pergeseran peta politik setelah penangkapan mantan Presiden Nicolás Maduro oleh militer AS.
Pemerintahan Trump kini menunjukkan keterbukaan penuh untuk bekerja sama secara langsung dengan otoritas baru di Caracas.
Hubungan yang mencair ini diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan bagi para korban bencana di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan