- Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah Yaracuy, Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026.
- Peristiwa gempa kembar ini menyebabkan kerusakan bangunan serta memicu kekhawatiran adanya korban di beberapa wilayah terdampak.
- Lokasi gempa berada di jalur patahan aktif yang mengancam delapan puluh persen populasi penduduk di negara tersebut.
Suara.com - Dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026), menjadikannya salah satu peristiwa seismik paling intens dalam lebih dari satu abad terakhir.
Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko gempa di negara tersebut.
Gempa terjadi beruntun di negara bagian Yaracuy, wilayah barat laut Venezuela.
Getaran terasa hingga ibu kota Caracas, dengan laporan awal menyebutkan adanya kerusakan bangunan dan potensi korban masih dalam pendataan.
Menurut United States Geological Survey (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi pada kedalaman 21 kilometer.
Hanya 39 detik kemudian, gempa kedua dengan magnitudo 7,5 mengguncang area yang sama pada kedalaman 10 kilometer.
Pusat Peringatan Tsunami Nasional AS menyebut fenomena ini sebagai gempa kembar.
Artinya, dua gempa besar terjadi hampir bersamaan di lokasi yang sama, dengan gempa kedua sebagai peristiwa utama.
Secara geologis, Venezuela berada di perbatasan antara Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan.
Baca Juga: Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
Pergerakan kedua lempeng ini menciptakan tekanan yang memicu aktivitas seismik tinggi di sepanjang wilayah utara negara tersebut.
Zona rawan gempa membentang sekitar 100 kilometer mengikuti jalur pegunungan utama, termasuk Andes Venezuela dan Cordillera Central.
Di kawasan ini terdapat sejumlah patahan aktif yang menjadi sumber gempa kuat.
Salah satu yang paling dominan adalah patahan Boconó, yang membentang hingga 500 kilometer.
Patahan ini disebut sebagai batas utama antara dua lempeng dan menjadi penyebab banyak gempa besar di masa lalu.
Selain itu, terdapat patahan lain seperti San Sebastián dan El Pilar yang juga aktif.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan