News / Nasional
Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi bahwa korban penyekapan YTR sedang menjalani perawatan intensif di RSUP Hasan Sadikin Bandung.
  • Kementerian Kesehatan berkomitmen memberikan layanan medis terbaik dan maksimal untuk memulihkan kondisi fisik serta mental korban kekerasan tersebut.
  • Detail perkembangan kesehatan dan rencana tindakan medis lebih lanjut diserahkan sepenuhnya kepada pihak RSUP Hasan Sadikin Bandung.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan tanggapan terkait penanganan medis bagi YTR (29), wanita yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan di Bandung.

Ia menegaskan, bahwa kekinian korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Budi menjelaskan, bahwa prioritas utama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam kasus kekerasan seperti ini adalah memberikan perawatan terbaik bagi korban.

"Tugas kita untuk korban kekerasan itu adalah merawat pasiennya, dan itu sudah dilakukan, sekarang ada di Hasan Sadikin," ujar Budi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Mengenai detail perkembangan kondisi kesehatan korban maupun rencana tindakan medis spesifik seperti rekonstruksi wajah, Menkes menyarankan untuk memantau langsung melalui pihak rumah sakit.

Ia mengaku tidak memantau perkembangan medis korban dari jam ke jam secara mendetail.

"Progresnya seperti apa, saran saya lebih baik tanya ke sana (RSHS), karena saya kan tidak update setiap hari," lanjutnya.

Terkait harapan agar korban bisa pulih sempurna baik secara fisik maupun mental, Budi memberikan jawaban realistis.

Meski tidak bisa menjamin kesembuhan total 100 persen seperti sedia kala, ia memastikan bahwa tim medis akan memberikan upaya yang maksimal.

Baca Juga: Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

"Kalau jawabannya sampai pulih sempurna, itu kan tidak bisa kita jamin bisa seperti itu ya. Tapi balik lagi, tanggung jawab Kemenkes adalah memastikan bahwa perawatan yang paling optimal kita berikan ke yang bersangkutan," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses perawatan tersebut sudah mulai berjalan di RSHS Bandung.

Load More