- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi 1.121 personel melalui tujuh surat telegram resmi pada akhir Juni 2026.
- Mutasi strategis tersebut mencakup pergantian jabatan dua Kapolda, tiga Wakapolda, serta promosi 190 jabatan Kapolres di Indonesia.
- Langkah penyegaran organisasi ini bertujuan meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, dan efektivitas pelayanan Polri kepada seluruh lapisan masyarakat.
Suara.com - Polri melakukan rotasi besar-besaran di dalam institusi yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Mutasi kali ini, juga ikut menyasar menyasar dua kepala kepolisian daerah (Kapolda).
Adapun dua jabatan Kapolda yang rotasi yakni Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat, seiring dengan terbitnya tujuh surat telegram mutasi yang mencakup 1.121 personel Polri.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi, promosi, dan penyegaran organisasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/1335/VI/KEP./2026, ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1337/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, ST/1340/VI/KEP./2026, dan ST/1341/VI/KEP./2026.
Untuk jabatan Kapolda Aceh, Brigadir Jenderal Polisi Ruddi Setiawan ditunjuk menggantikan Inspektur Jenderal Polisi Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa pensiun.
Sementara itu, jabatan Kapolda Papua Barat kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru. Ia menggantikan Brigjen Pol Gatot Hariwibowo yang juga memasuki masa purnatugas.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Trunoyudo, Jumat (26/6/2026).
Selain pergantian dua Kapolda, rotasi kali ini juga menyentuh posisi tiga wakil kepala kepolisian daerah (Wakapolda).
Brigjen Pol Iwan Saktiadi dipercaya mengemban tugas sebagai Wakapolda Banten menggantikan Brigjen Pol Hendra Wirawan yang kini mendapat penugasan sebagai Karobinkar SSDM Polri.
Baca Juga: Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
Selanjutnya, Brigjen Pol Arif Budiman ditunjuk menjadi Wakapolda Maluku menggantikan Brigjen Pol Imam Thobroni yang mendapat promosi sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri.
Sementara itu, Komisaris Besar Polisi Fernando Sanches Napitupulu dipercaya menjabat Wakapolda Papua Barat Daya menggantikan Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa yang kini bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Polri sebelumnya kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).
Sebanyak 1.121 personel dimutasi melalui tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026 sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur kelembagaan.
Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel mendapat promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat).
Rotasi juga mencakup promosi 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes, pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, hingga peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.
Berita Terkait
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
Boni Hargens: Konsep Presisi Listyo Sigit Bawa Perubahan Signifikan di Tubuh Polri
-
Akademisi Kuliti Langkah Transformasi Kapolri Listyo, Dari Digitalisasi hingga Reformasi Kultur
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?