News / Nasional
Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB
Suasana Halte Transjakarta Manggarai sementara di Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Transportasi Jakarta resmi menghentikan operasional rute 1N dan 10D mulai 30 Juni 2026 karena terjadi tumpang tindih jalur.
  • Keputusan evaluasi berbasis data ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan 25 armada untuk rute dengan kebutuhan perjalanan yang lebih tinggi.
  • Transjakarta telah menyiapkan jalur alternatif serta aplikasi informasi bagi pelanggan agar akses mobilitas warga tetap terlayani dengan baik.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi menghentikan operasional dua rute mulai 30 Juni 2026 sebagai bagian dari evaluasi berkala terhadap jaringan layanan angkutan umum di ibu kota.

Dua rute yang dihentikan adalah 1N Tanah Abang–Blok M dan 10D Tanjung Priok–Kampung Rambutan. Keduanya dinilai tumpang tindih dengan koridor Transjakarta lain yang melintasi jalur serupa.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menegaskan keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi berbasis data terhadap pola perjalanan penumpang dan kinerja operasional masing-masing rute.

"Kami secara berkala melakukan evaluasi terhadap setiap layanan berdasarkan pola perjalanan pelanggan dan kinerja operasional. Penyesuaian ini dilakukan agar armada dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sekaligus menjaga kualitas layanan secara keseluruhan. Kami juga telah menyiapkan alternatif perjalanan sehingga pelanggan tetap dapat melakukan mobilitas dengan nyaman," kata Welfizon, Jumat (26/6/2026).

Tercatat terdapat 68 titik di sepanjang rute 10D dan 47 titik di rute 1N yang seluruhnya diklaim telah diakomodasi oleh jaringan rute pengganti yang telah disiapkan.

Bagi penumpang rute 1N, Transjakarta menyiapkan jalur alternatif melalui rute 9D dari Tanah Abang dengan transit di Bus Stop Plaza Sentral, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan rute 1P. Sebaliknya, dari Blok M penumpang dapat menggunakan rute 1P dengan transit di Benhil 3 menuju rute 9D.

Suasana Halte Transjakarta Manggarai sementara di Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, penumpang rute 10D menuju Tanjung Priok dapat memanfaatkan rute 7F dari Halte Kampung Rambutan dengan transit di Utan Kayu Rawamangun, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Koridor 10. Alternatif lainnya adalah menggunakan Koridor 7 dari Halte Kampung Rambutan dengan transit di Cawang Cililitan.

Sebanyak 25 armada yang selama ini melayani kedua rute tersebut juga akan direlokasi untuk memperkuat rute-rute dengan tingkat kebutuhan perjalanan yang lebih tinggi.

Transjakarta mengimbau seluruh penumpang terdampak agar merencanakan perjalanan melalui aplikasi atau kanal informasi resmi Transjakarta untuk memperoleh panduan rute terbaru sebelum perubahan berlaku pada 30 Juni 2026.

Baca Juga: Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati

Langkah ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tunggu penumpang tanpa mengurangi akses mobilitas warga karena seluruh titik fasilitas publik di sepanjang kedua rute dipastikan tetap terlayani oleh rute alternatif.

Load More