- Korps Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait, Minggu (28/6/2026).
- Serangan tersebut memicu ketegangan baru setelah kedua pihak saling menuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata di Timur Tengah.
- Bahrain dan Kuwait mengecam serangan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB segera melakukan sidang darurat terkait konflik itu.
“Ada saatnya kami tidak bisa lagi bersikap rasional. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi,” tulis Trump di media sosial.
Iran membantah tuduhan tersebut dan menyebut justru serangan AS serta Israel yang memperburuk situasi.
Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa setiap pengaturan di Selat Hormuz harus menghormati kedaulatan negaranya.
Di sisi lain, Bahrain dan Kuwait mengecam keras serangan Iran yang dinilai melanggar hukum internasional.
Kedua negara mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar sidang darurat guna merespons eskalasi konflik.
Sementara itu, situasi semakin kompleks setelah Israel juga melancarkan serangan drone ke Lebanon selatan.
Militer Israel mengklaim menargetkan militan Hizbullah yang mengancam pasukannya di wilayah tersebut.
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg