News / Internasional
Selasa, 30 Juni 2026 | 10:15 WIB
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Berisiko Tinggi Terhadap Gempa? [@ActualidadRT]
Baca 10 detik
  • Korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Venezuela telah resmi mencapai 1.719 orang.

  • Perserikatan Bangsa-Bangsa memprediksi total angka kematian berpotensi melonjak hingga mencapai 10.000 jiwa.

  • Lebih dari 46.000 orang dilaporkan masih hilang dan dalam proses pencarian intensif.

Suara.com - Krisis kemanusiaan di Venezuela semakin memburuk setelah jumlah korban tewas akibat 2 gempa bumi beruntun kini melonjak drastis melewati angka 1.700 jiwa. Otoritas setempat terus berpacu dengan waktu di tengah kekhawatiran angka kematian yang diprediksi akan terus berlipat ganda.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan langsung perkembangan mutakhir ini melalui saluran televisi pemerintah.

"Jumlah korban tewas dalam 2 gempa bumi di Venezuela telah meningkat menjadi 1.719 orang," ujarnya, dikutip dari Skynews, Selasa (30/6/2026).

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang. [Photo/newswires]

Dalam pidato resminya, Jorge Rodriguez juga memaparkan skala kerusakan dan cedera massal yang menimpa warga sipil.

"Sebanyak 5.034 orang lainnya terluka dalam bencana tersebut, yang terjadi sesaat setelah jam 6 sore waktu setempat pada Rabu lalu," kata Rodriguez.

Dampak kehancuran infrastruktur juga memaksa gelombang pengungsian besar-besaran di berbagai wilayah terdampak.

"Sebanyak 15.866 orang terpaksa kehilangan tempat tinggal setelah gempa tersebut," tambah Rodriguez.

Kondisi di lapangan diperkirakan jauh lebih mengerikan daripada data formal yang berhasil dihimpun saat ini. PBB bahkan memproyeksikan skenario terburuk mengenai jumlah korban yang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan.

Sebelum pernyataan resmi pemerintah keluar, perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengonfirmasi kesiapsiagaan logistik darurat mereka. Perwakilan tersebut menyatakan bahwa organisasi tersebut sedang bersiap menghadapi kemungkinan hingga 10.000 kematian, dengan jenazah banyak korban diyakini masih terjebak di bawah puing-puing.

Baca Juga: Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Upaya pencarian saat ini sangat bergantung pada aktivasi platform digital independen yang melacak keberadaan warga. Sebuah situs penjejak melaporkan situasi terkini mengenai puluhan ribu warga yang sama sekali belum memberikan kabar.

Situs web tersebut menyatakan bahwa "masih belum ada kontak" dari 46.576 orang yang dilaporkan hilang. Angka ini menunjukkan sedikit perbaikan dari data sebelumnya yang sempat menyentuh 46.628 orang pada pagi hari.

Di sisi lain, jumlah warga yang berhasil ditemukan dan dikonfirmasi selamat terus mengalami peningkatan visual. Angka warga yang teridentifikasi posisinya merangkak naik dari yang semula 15.097 orang menjadi 15.276 orang.

Sistem digital ini sengaja dirancang agar publik dapat saling berbagi informasi valid mengenai titik terakhir anggota keluarga mereka. Inisiatif daring tersebut dibuat dengan harapan dapat membantu mempermudah upaya pencarian dan penyelamatan di seluruh penjuru negeri.

Gempa kembar berdaya rusak tinggi mengguncang wilayah Venezuela pada Rabu pekan lalu tepat saat aktivitas warga mulai beralih malam. Kejutan seismik yang terjadi selepas pukul 18.00 waktu setempat ini meruntuhkan ribuan struktur bangunan dalam sekejap.

Hingga saat ini, operasi penyelamatan massal yang melibatkan tim domestik dan internasional masih terus dioptimalkan. Fokus utama petugas berpusat pada evakuasi puing-puing perkotaan di mana ribuan korban diduga kuat masih tertimbun.

Load More