News / Nasional
Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB
Bupati Kuansing Suhardiman Amby. (ist)
Baca 10 detik
  • KPK menduga Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain terlibat dalam kasus suap jual beli jabatan.
  • Pihak KPK saat ini sedang mencari keberadaan Bupati dan Sekda Kuansing dengan berkoordinasi bersama Polda Riau.
  • KPK telah menangkap sepuluh orang dalam operasi tangkap tangan di Kuansing dan Jakarta pada Juni 2026.

KPK dalam bulan yang sama juga menangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat pada OTT kelima.

Selain itu, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan pada OTT keenam.

Selama Maret 2026 yang bertepatan dengan Ramadhan atau bulan puasa, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Ketiganya ditangkap dalam OTT yang berbeda.

Pada April 2026, KPK menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT ke-10. Namun, sepanjang Mei 2026, tidak ada OTT KPK.

Pada Juni 2026, KPK kembali melakukan OTT yang membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri.

Kemudian KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12, dan menangkap ASN Badan Pemeriksa Keuangan RI dalam OTT ke-13 yang merupakan lanjutan operasi tangkap tangan sebelumnya.

Load More