- Dosen UMY Isnaini Muallidin memberi rapor merah bagi Polri karena krisis legitimasi serta kegagalan reformasi internal selama 80 tahun.
- Struktur organisasi Polri dinilai masih militeristik dan tata kelola birokrasi internalnya terhambat praktik transaksional serta intervensi politik yang merusak.
- Lemahnya kepemimpinan Kapolri dan tidak efektifnya tim reformasi menuntut perubahan total agar Polri kembali menjadi lembaga sipil profesional.
Kritik tajam pun diarahkan langsung kepada kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri dinilai tidak kapabel dalam menuntaskan berbagai skandal besar yang menjerat institusinya.
Lemahnya kepemimpinan di pucuk pimpinan tertinggi dinilai mempercepat pembusukan institusi hingga ke level bawah. Sehingga pergantian Kapolri menjadi opsi yang relevan demi menyelamatkan lembaga.
"Sudah saatnya diganti. Karena apa? Karena beberapa masalah kepolisian besar itu di bawah beliau. Bagaimana bobroknya institusi kepolisian itu gitu," ujarnya
Terakhir, pembahasan mengenai Undang-Undang Polri yang bergulir di parlemen dianggap cacat prosedur. Sebab dilakukan secara senyap tanpa melibatkan partisipasi publik.
Isnaini menegaskan, jalan keluar satu-satunya bagi krisis multidimensi ini adalah melakukan reformasi kelembagaan total, menata ulang aturan main, serta mengembalikan hakikat Polri sebagai lembaga sipil yang murni melayani kepentingan rakyat.
"Berat kalau masyarakat sudah tidak percaya lagi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run