Suara.com - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menanamkan keyakinan bahwa setiap siswa Sekolah Rakyat memiliki nilai dan potensi yang akan digali serta dikembangkan di Sekolah Rakyat.
Motivasi itu ia sampaikan saat berdialog dengan 60 siswa yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (19/7/2026).
"Setiap kalian adalah anak-anak yang berharga. Anak-anak yang punya potensi yang akan dikembangkan di Sekolah Rakyat," seru Agus Jabo kepada para siswa.
Bagi Agus Jabo, motivasi itu bukan sekadar kata. Meski baru setahun berdiri, Sekolah Rakyat di berbagai wilayah di Indonesia telah mencetak banyak siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Karena itu, ia yakin kemiskinan bukan menjadi halangan bagi siswa untuk berprestasi. Minat dan bakat mereka telah dipetakan melalui talent mapping sehingga tenaga pendidik dapat mengarahkan dan mengasah kemampuan setiap siswa sesuai potensi masing-masing.
Hal lain yang menjadi perhatian Agus Jabo adalah rasa percaya diri siswa. Banyak anak yang merasa rendah diri karena berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Menurut Agus Jabo, kemiskinan bukan alasan untuk merasa rendah diri. Ia mengimbau para siswa agar tetap bangga kepada orang tua yang telah membesarkan dan merawat mereka, apa pun profesinya.
Ia menilai kondisi tersebut justru harus menjadi motivasi bagi para siswa untuk membuktikan diri dan membanggakan keluarga.
"Kalian tidak boleh berkecil hati walaupun berasal dari keluarga yang tidak mampu. Bapak harapkan, apa pun pekerjaan bapak-ibumu kalian harus bangga," kata Agus Jabo.
Baca Juga: Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar
Melalui Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto, negara memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan serta tumbuh secara optimal.
Program ini juga menjemput anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, mendampingi mereka, serta membantu mewujudkan cita-cita yang selama ini diimpikan.
Tak hanya itu, Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Rakyat Kabupaten Magelang, juga bersinergi dengan berbagai pihak agar anak-anak dapat menggali dan mengembangkan potensi diri secara optimal.
Kepala Sekolah SRMA 15 Magelang Anisatul Masruroh menyambut baik dukungan berbagai pihak terhadap Sekolah Rakyat. Ia berharap pendidikan yang ditempuh para siswa menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di masa depan.
"Di Sekolah Rakyat, kita didampingi oleh orang-orang hebat, dan semoga nanti salah satu dari kalian juga menjadi orang-orang hebat, menjadi apa yang sesuai dengan minat dan bakat anak-anak," kata Anisatul.***
Berita Terkait
-
Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar
-
Kemensos Perketat Penyaluran Bansos, Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Kemensos Ungkap Alasan Libatkan Taruna TNI di Sekolah Rakyat
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus