- Amerika Serikat menyerang fasilitas militer Iran pada 20 Juli 2026 sebagai balasan atas tewasnya tiga tentara mereka.
- Serangan tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam mengganggu jalur pelayaran internasional, khususnya di wilayah Selat Hormuz.
- Konflik meluas ke sejumlah negara Timur Tengah setelah eskalasi militer terjadi di Yordania, Irak, Bahrain, dan Kuwait.
Suara.com - Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Senin (20/7/2026) waktu setempat, memicu eskalasi baru di Timur Tengah.
Langkah ini diambil hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump memperingatkan Teheran akan menghadapi konsekuensi besar atas kematian tiga tentara AS.
Trump menegaskan bahwa dirinya telah memberi instruksi langsung kepada petinggi militer untuk merespons setiap ancaman lanjutan dari Iran.
“Setiap kali Iran membunuh tentara Amerika, mereka akan membayar berkali-kali lipat,” tulis Trump di platform Truth Social.
Tiga tentara AS dilaporkan tewas dalam dua insiden terpisah di kawasan Timur Tengah.
Dua di antaranya gugur akibat serangan rudal dan drone di pangkalan militer di Yordania, sementara satu lainnya tewas di Irak utara saat menjinakkan bahan peledak yang diduga berasal dari Iran.
Dengan tambahan korban tersebut, total tentara Amerika yang tewas sejak konflik memanas mencapai 17 orang.
Pentagon juga mencatat hampir 100 personel mengalami luka-luka sejak 7 Juli, sebagian besar akibat ledakan.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa serangan terbaru menargetkan fasilitas militer Iran.
Baca Juga: Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur
Operasi ini disebut bertujuan melemahkan kemampuan Teheran dalam mengganggu jalur pelayaran internasional, khususnya di Selat Hormuz.
Di tengah ketegangan, Trump juga menyatakan dukungannya kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Trump bahkan menegaskan bahwa Netanyahu tidak akan ditangkap selama berada di wilayah Amerika Serikat.
“Dia sedang melawan Republik Islam Iran,” ujar Trump.
Konflik ini turut meluas ke berbagai titik di Timur Tengah. Kuwait melaporkan serangan terhadap fasilitas listrik dan desalinasi, sementara Bahrain mengklaim berhasil mencegat sejumlah proyektil yang mengarah ke wilayahnya.
Di sisi lain, Yordania menyatakan berhasil menembak jatuh beberapa rudal Iran yang melintasi wilayah udaranya.
Israel juga mengonfirmasi telah mencegat rudal yang mengarah ke kawasan dekat Eilat di Laut Merah.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan bahwa negaranya siap merespons dengan kekuatan penuh jika kembali diserang.
Berita Terkait
-
Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur
-
Harga Minyak Dunia Turun Begitu Iran Nyatakan Siap Negosiasi dengan Syarat
-
Iran Minta IAEA Akui Kejahatan Amerika Hancurkan Fasilitas Nuklir Darkhovin
-
Pejabat AS: Amerika Rencanakan Perang yang Lebih Besar dengan Iran
-
Banjir Rekor dan Kontroversi! Intip Data dan Fakta Mengejutkan Sepanjang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Timur Tengah di Ambang Perang Besar! Kematian 3 Tentara Picu Serangan Brutal AS ke Iran
-
Gendong Ransel Hitam dan Bertopi Biru, Bupati Lombok Barat Resmi Masuk Gedung Merah Putih KPK
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia