-
Iran mendesak IAEA mengutuk keras serangan udara Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Darkhovin.
-
Juru Bicara Esmaeil Baghaei menyindir IAEA yang sebelumnya kerap mengeluarkan pernyataan politik.
-
Teheran menegaskan bahwa proyek reaktor di barat daya Iran tersebut murni bertujuan damai.
Suara.com - Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara yang menyasar fasilitas nuklir Darkhovin di wilayah Iran.
Pemerintah Iran langsung bereaksi keras dan menuntut pertanggungjawaban internasional atas aksi agresif yang dinilai melanggar hukum tersebut.
Teheran kini menekan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) agar tidak tinggal diam dan segera mengeluarkan sikap resmi.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa lembaga pengawas nuklir PBB tersebut harus berani mengambil posisi yang adil.
"Iran berharap dewan gubernur IAEA dan direktur jenderal menyatakan posisi mereka secara jelas dalam masalah ini untuk mengutuk kejahatan AS," ujar Baghaei dalam konferensi pers di Teheran, dikutip dari Al Jazeera, Senin (20/7/2026).
Tuntutan ini menjadi ujian berat bagi kredibilitas IAEA yang sering kali dianggap tebang pilih oleh negara-negara Timur Tengah.
Baghaei secara terbuka menyindir rekam jejak badan dunia tersebut dalam merespons isu-isu krusial global.
Dia menyebut bahwa pengawas nuklir PBB itu sebelumnya pernah membuat pernyataan politik mengenai isu-isu nuklir.
Kini, Iran menantang IAEA untuk membuktikan independensinya tanpa pengaruh dari kekuatan negara-negara Barat.
Baca Juga: Selain Mereka Teman Amerika, Apa Lagi Alasan Iran Berani Serang Negara Tetangga?
Langkah konkret dari IAEA dianggap penting untuk mencegah normalisasi serangan militer terhadap fasilitas non-kombatan di masa depan.
Pemerintah Iran mengutuk keras serangan udara tersebut karena target operasi militer Amerika Serikat bukanlah instalasi perang.
Baghaei menyatakan dengan tegas bahwa situs Darkhovin dibangun dan digunakan murni untuk tujuan damai.
Hingga saat ini, fasilitas yang terletak di wilayah barat daya Iran tersebut sebenarnya masih berada dalam tahap konstruksi.
Agresi sepihak ini dinilai dapat merusak peta jalan pemanfaatan energi alternatif yang sedang dikembangkan oleh Teheran.
Konflik seputar program nuklir Iran telah berlangsung selama beberapa dekade dan terus menjadi sumbu ketegangan di Timur Tengah. Amerika Serikat dan sekutunya kerap menuduh Teheran mengembangkan senjata pemusnah massal di balik program energi mereka.
Sebaliknya, Iran berulang kali membantah tudingan tersebut dan menegaskan hak mereka atas teknologi nuklir sipil. Serangan langsung ke situs Darkhovin yang sedang dibangun ini menandai eskalasi baru yang berpotensi merusak stabilitas keamanan regional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak
-
Wanti-wanti Menko Yusril soal Kasus Febrie: Jangan Terjadi Penyimpangan, Bisa Diambil Alih KPK
-
Argentina Runner Up Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sesakit Itu!
-
Skip Jakarta! Young K Day6 Umumkan Jadwal Tur Konser Solo Bertajuk Youngest
-
6 Cara Memakai Parfum Lokal agar Wanginya Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak
-
Keuangan Makin Bersinar, 5 Shio Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan 21 Juli 2026
-
Aturan Hak-hak Ojol Tak Masuk RUU LLAJ, DPR Janjikan Bakal Punya UU Sendiri
-
Profil Pau Cubarsi, Bek Spanyol yang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
-
Lepas Status WNI Biayanya Naik 5 Kali Lipat, Menteri Supratman: Bukan Masalah Buat Bangsa
-
Timur Tengah di Ambang Perang Besar! Kematian 3 Tentara Picu Serangan Brutal AS ke Iran