-
Mayor New York Zohran Mamdani batal menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu karena keterbatasan wewenang hukum.
-
Mamdani mendesak pemerintah federal Amerika Serikat untuk bergabung dengan ICC dan mengeksekusi penangkapan Netanyahu.
-
Presiden Donald Trump menolak keras rencana penangkapan dan menjamin keamanan Benjamin Netanyahu di Amerika Serikat.
Suara.com - Wali Kota New York Zohran Mamdani resmi merombak rencananya terkait penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjelang Sidang Umum PBB mendatang.
Langkah ini menandai pergeseran taktik politisi Partai Demokrat tersebut setelah mengkaji celah yurisdiksi hukum federal Amerika Serikat.
Mamdani secara terbuka mengakui bahwa kepolisian daerah tidak memiliki legitimasi hukum independen untuk mengeksekusi surat perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
"Jelas bahwa kami tidak memiliki wewenang hukum independen untuk menegakkan surat perintah ini. Namun, pemerintah federal memilikinya," kata Mamdani dalam sebuah video yang diunggah ke platform sosial X pada Selasa malam, dikutip The Hills.
Ia lantas mengalihkan tekanan politik langsung kepada pemerintah pusat di Washington untuk mengambil alih tanggung jawab moral tersebut.
"Dan saya mengimbau mereka untuk bergabung dengan ICC [Mahkamah Pidana Internasional] dan mengeksekusi surat perintah ini," lanjutnya.
Desakan ini berakar dari keputusan ICC pada 21 November 2024 yang menetapkan Netanyahu sebagai tersangka kejahatan perang di Gaza.
Kendati demikian, mekanisme penegakan hukum internasional terbentur tembok tebal karena Amerika Serikat dan Israel tidak meratifikasi Statuta Roma.
Di sisi lain, ICC tetap mengklaim memiliki hak mengadili atas wilayah Palestina yang mencakup Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur.
Baca Juga: Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026
Dampak konflik di kawasan tersebut mencatat angka kematian lebih dari 73.000 warga Palestina hingga perdamaian tercapai pada 10 Oktober 2025.
Selain korban jiwa, PBB melaporkan wabah kelaparan dan penyakit parah memicu gelombang kematian massal di kalangan sipil.
Isu kemanusiaan ini sejak awal menjadi pilar utama kampanye politik Mamdani, meski menuai penolakan keras dari internal partainya.
Mamdani menegaskan bahwa penegakan keadilan global harus berlaku adil tanpa memandang status kekuasaan seorang pejabat negara.
"Sebagai manusia, kita telah menghabiskan bergenerasi-generasi membangun pemahaman bersama bahwa ada kejahatan yang begitu berat hingga menyinggung seluruh umat manusia. Siapa pun, dengan mata mereka, dengan hati mereka, dengan nurani mereka, harus mengakui kehancuran yang telah dia timbulkan dan memahami bahwa dia pantas berada di hadapan pengadilan," kata Mamdani.
Ia menekankan bahwa peninjauan menyeluruh terhadap opsi hukum telah dilakukan sebelum pemerintahannya mengambil keputusan final.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan
-
Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026
-
25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
-
DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan
-
Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN