-
Amerika Serikat dan Iran sepakat menunda serangan militer setelah dua pekan berkonflik.
-
Harga minyak mentah dunia anjlok hingga empat persen akibat meredanya ketegangan militer.
-
Penundaan serangan membuka peluang diplomasi dan keamanan jalur pelayaran Selat Hormuz.
Suara.com - Pasar energi global mendadak berbalik arah setelah konflik bersenjata di Timur Tengah mereda secara mengejutkan. Keputusan Amerika Serikat dan Iran menunda aksi militer berhasil menekan lonjakan harga minyak dunia secara signifikan.
Sinyal penghentian gempuran tersebut langsung meredakan kepanikan para pelaku pasar energi internasional pada Senin. Peluang penyelesaian diplomatik kini membendung ketakutan atas gangguan pasokan bahan bakar global.
Kondisi ini membuka kembali harapan pemulihan jalur pelayaran niaga vital di kawasan Selat Hormuz. Jalur perdagangan strategis tersebut sebelumnya terancam lumpuh total akibat eskalasi militer selama dua pekan.
Penurunan harga terjadi secara serentak pada dua acuan perdagangan minyak mentah utama dunia. Minyak mentah jenis Brent merosot sebesar 3,96 dolar AS atau sekitar 4,1 persen.
Patokan harga Brent berada di posisi 92,82 dolar AS per barel pada perdagangan pukul 03.29 GMT. Harga acuan ini bahkan sempat menembus ke bawah batas psikologis 90 dolar AS per barel.
Tren penurunan serupa juga melanda komoditas minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate asal Amerika Serikat. Nilai kontrak minyak acuan AS tersebut terkoreksi cukup tajam pada sesi perdagangan yang sama.
Minyak jenis WTI tercatat merosot sebesar 4,02 dolar AS atau setara dengan penurunan 4,5 persen. Harga minyak mentah AS kini bertengger pada level 85,29 dolar AS per barel.
Meredanya bentrokan militer akhir pekan lalu menjadi pemicu utama di balik pelemahan harga komoditas bumi ini. Langkah gencatan senjata sementara ini memberikan ketenangan bagi lalu lintas kapal tanker.
Aktivitas pengiriman energi internasional di Selat Hormuz diharapkan dapat segera kembali berjalan tanpa ancaman serangan. Jalur melingkar ini memegang peranan sangat krusial bagi kelancaran distribusi minyak dunia.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon
Sebelum jeda serangan ini disepakati, ketegangan militer antara kedua negara telah bergolak panas selama dua minggu berturut-turut. Gelombang serangan balasan sempat memicu kekhawatiran meluasnya krisis energi di kawasan Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO
-
"Offline Is the New Luxury": Ketika Tidak Memegang Ponsel Adalah Kemewahan Baru
-
SMF: Cadangan Devisa Menipis, Pilihan Pemerintah Tinggal Pangkas Belanja atau Utang
-
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
-
Rieke Oneng Soroti Pengeroyokan di Bali: Jangan Sampai Ramah ke Turis, Tapi Lupa Lindungi Rakyatnya
-
5 Cushion yang Semakin Lama Semakin Glowing, Bikin Makeup Tampak Segar Seharian
-
Detik-detik Orang Israel Bakar Masjid Tepi Barat Palestina, Api Lalap Pintu Hingga Bangunan
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo
-
Prabowo Cap Wartawan Londo Ireng: Saat Kritik Dibalas Stigma, Demokrasi Dikorbankan?
-
CEK FAKTA: Ban Motor Gundul Ditilang Bakal Didenda Rp250 Ribu, Benarkah?