Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini [Instagram]
Baca 10 detik
- Dua warga Belanda, Joost dan Hidde, meninggalkan Bali setelah diduga mendiskriminasi warga lokal dalam acara lari.
- Otoritas imigrasi Indonesia menjatuhkan sanksi larangan masuk kembali kepada kedua warga negara asing tersebut.
- Penyelidikan tetap dilanjutkan oleh pihak imigrasi karena tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk pelanggaran aturan.
Hidde terlibat langsung dalam proses relokasi perusahaan, mulai dari membangun kantor hingga merekrut tim.
Malta menawarkan gaya hidup yang tampak ideal, dengan cuaca hangat dan akses ke alam terbuka.
Namun, aspek sosial menjadi persoalan utama.
Ia mengaku harus kembali ke Amsterdam setiap enam minggu hanya untuk bertemu keluarga dan teman.
“Secara sosial, ada sesuatu yang hilang,” katanya.
Pengalaman itulah yang mendorong Hidde mencari bentuk kehidupan baru yang lebih seimbang.
Setelah sempat bepergian, termasuk ke Afrika Selatan, ia akhirnya memilih Bali sebagai tempat membangun jaringan komunitas baru bagi para pekerja remote.
Komentar
Berita Terkait
-
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
-
Rieke Oneng Soroti Pengeroyokan di Bali: Jangan Sampai Ramah ke Turis, Tapi Lupa Lindungi Rakyatnya
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, Aparat Gabungan TNI-Polri Masih Siaga
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus
-
Membedah Lirik "Pura-Pura Hidup Lagi" Aruma: Validasi untuk Kamu yang Sedang Lelah Berjuang
-
Review Film The Eyes (2026), Kupas Akting Shin Min-ah Jadi 2 Karakter
-
Siasat Lemparan 920 Butir Dobel L ke Lapas Blitar Gagal Total
-
Mengejutkan! Amerika Hapus Prajurit Tewas karena Serangan Iran dari Catatan Perang Resmi, Kenapa?
-
Doa Pemain Serie A Italia untuk Kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja Malam Ini
-
Genap 10 Tahun Jadi Pengguna Transportasi Umum: Inovasi yang Diimbangi Integrasi
-
Situasi Menteng Usai Amukan Warga: Kondusif, Garis Polisi Masih Melingkar di Bangunan Terbakar