News / Nasional
Senin, 27 Juli 2026 | 15:00 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberikan keterangan usai meninjau lokasi bentrokan antarwarga di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Polisi meminta keluarga melaporkan kematian Sutrimo di Kebayoran Baru untuk mempermudah pendalaman.
  • Penyelidikan terkendala karena tempat kejadian perkara sudah rusak akibat dilalui banyak orang.
  • Polisi mengumpulkan bukti rekaman CCTV dan mendata saksi guna menyelidiki kasus tersebut.

Menurut Iskandarsyah, kondisi TKP yang sudah tidak steril menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyelidikan. Lokasi penemuan korban telah dilalui banyak orang sejak korban ditemukan pada Kamis (23/7/2026).

“TKP sudah berapa hari rusak. Itu jadi kendalanya, karena orang sudah berlalu lalang di situ sejak hari Kamis,” ungkapnya.

Selain mengumpulkan rekaman CCTV, polisi juga mulai mendata warga yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Mereka akan dimintai klarifikasi untuk membantu menyusun kronologi secara utuh.

Hingga kekinian, kepolisian juga belum memastikan identitas korban secara resmi. Nama Sutrimo yang beredar masih dicocokkan dengan data dari rumah sakit.

Load More