-
Presiden Korsel Lee Jae Myung meminta Presiden Prabowo berkunjung dan membuka dialog dengan Korut.
-
Prabowo menyatakan kesediaan membantu proses diplomasi damai demi menjaga kebebasan politik luar negeri Indonesia.
-
Dunia internasional memandang Indonesia sebagai mediator netral yang dipercaya tanpa kepentingan politik tertentu.
Hubungan bilateral ini berakar pada era kepemimpinan Presiden Soekarno dan Pemimpin Korea Utara Kim Il-sung pada awal tahun 1960-an. Kedekatan politik masa itu didasari oleh semangat anti-kolonialisme serta keanggotaan bersama dalam Gerakan Non-Blok.
Pendiri Korea Utara, Kim Il-sung, bahkan pernah melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada tahun 1965 dan disambut hangat oleh Soekarno.
Dalam praktiknya, kedua negara saling menempatkan perwakilan diplomatik berupa kedutaan besar di ibu kota masing-masing. Korea Utara mempertahankan kantor kedutaan besarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sementara Indonesia memiliki Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Pyongyang, yang sempat tutup sementara akibat pandemi COVID-19 dan dibuka kembali pada Juli 2025.
Dinamika diplomatik ini terus dijaga melalui lawatan pejabat tinggi, seperti kunjungan Menteri Luar Negeri RI Sugiono ke Pyongyang pada tanggal 10 hingga 11 Oktober 2025. Dalam kunjungan tersebut, Indonesia dan Korea Utara memperbarui nota kesepahaman (MoU) mekanisme konsultasi bilateral guna mempererat kerja sama di bidang politik, sosial, budaya, dan olahraga.
Kendati hubungan politik dan diplomatik tetap terpelihara, kerja sama ekonomi serta nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Korea Utara tergolong sangat kecil dan terbatas. Hal ini dipengaruhi oleh ketatnya sanksi internasional dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap program senjata nuklir Korea Utara, membuat Indonesia lebih memprioritaskan hubungan ekonomi yang masif dengan Korea Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah
-
Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge
-
OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026
-
Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK