- Petani Djiauw Kie Siong meminjamkan rumah kayunya secara mendadak kepada rombongan Soekarno-Hatta pada peristiwa Agustus 1945.
- Lokasi rumah yang terpencil di hutan Rengasdengklok dipilih PETA karena aman dari patroli militer Jepang.
- Keluarga pemilik rumah harus mengungsi agar rapat perumusan proklamasi Indonesia berjalan aman tanpa diketahui musuh.
"Masih sepi juga, penduduknya jarang," kata Lany menambahkan.
Faktor lokasi di tepi sungai pun tak lepas dari pertimbangan taktis, sebab posisi tersebut memungkinkan rombongan untuk segera melarikan diri apabila sewaktu-waktu musuh datang menyerang.
"Kalau ada musuh datang, bisa lari naik perahu," jelas Lany, mengenai pertimbangan keamanan yang melatari pemilihan rumah tersebut.
Keluarga Djiauw Kie Siong sendiri terpaksa mengungsi demi menjaga kerahasiaan rombongan, sebuah pengorbanan kecil yang jarang disorot dalam catatan resmi sejarah proklamasi.
Alasan di balik pengosongan rumah juga tak lepas dari kekhawatiran keluarga terhadap ancaman Jepang, yang jika mengetahui keberadaan rombongan tersebut bisa berujung petaka bagi seluruh anggota keluarga.
"Ketahuan Jepang bisa mati kita dibredel," ujar Lany, mengenai risiko besar yang dihadapi keluarganya kala itu.
Di ruang tengah rumah yang telah dikosongkan tersebut, rapat penyusunan konsep perumusan proklamasi berlangsung.
Dari rumah petani sederhana di tengah hutan itulah, langkah menuju kemerdekaan Indonesia mulai dirumuskan, sebelum akhirnya rombongan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta dan menuntaskan proklamasi pada 17 Agustus 1945.
Baca Juga: Profil B.M Diah: Tokoh Pers dan Pahlawan yang Selamatkan Draf Asli Teks Proklamasi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi