- Ratusan pesepeda menyusuri Kota Yogyakarta pada Senin, 17 Agustus 2026, dalam kegiatan Tamansiswa Onthel Mardika.
- Acara tersebut merupakan napak tilas pawai kemerdekaan pertama tahun 1945 yang dilakukan Ki Hadjar Dewantara.
- Kegiatan yang diikuti berbagai komunitas ini bertujuan menghidupkan kembali gagasan pendidikan jiwa merdeka.
"Ada yang paling jauh adalah komunitas sepeda kayu dari Klaten tadi. Dia membawa truk, sekitar 20-30 peserta naik truk, mungkin 2 truk tadi parkir di belakang sana," ujarnya.
Keterlibatan masyarakat juga datang dari berbagai lingkungan yang memiliki hubungan dengan Tamansiswa, mulai dari komunitas alumni, komunitas kebudayaan, pamong atau guru, murid Ibu Pawiyatan, hingga warga sekitar. Bagi panitia, keberagaman peserta menunjukkan bahwa pesan tentang kemerdekaan masih memiliki ruang untuk dirawat lintas generasi.
Memasuki 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Listyo mengakui tidak mudah memaknai kemerdekaan di tengah situasi bangsa yang penuh persoalan. Namun, ia menilai masyarakat tetap perlu memiliki sikap menerima keadaan sekaligus mempertahankan semangat untuk memperbaikinya.
Sikap menerima tersebut, kata dia, bukan berarti menyerah terhadap keadaan. Sebaliknya, masyarakat tetap harus berjuang dan mempertahankan Indonesia sebagai rumah bersama, meski tidak selalu sepakat dengan kondisi yang ada.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Megawati: Hukum Indonesia seperti Zaman Belanda, Dijalankan tapi Tak Berkeadilan
-
Tampil Serasi di Istana, Gibran-Selvi Kenakan Busana Adat Rote dan Ta'a Dayak
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Festival Literasi Purworejo 2026: Dari Buku hingga Karya Seniman Lokal
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Kritik Eksploitasi Tambang Ugal-Ugalan, Megawati Khawatir Generasi Mendatang Jatuh Miskin
-
Puluhan Warga di Rokan Hulu Diserang Orang Tak Dikenal, Ngaku Diancam Senjata Api
-
Promo HUT RI, BRI Bagi-bagi Voucher Belanja Rp100 Ribu di Market City
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Sosok Angel Pieters, Pukau Tamu HUT ke-81 RI dengan Lagu Zamrud Khatulistiwa
-
Jangan Terlalu Cepat Menyalahkan Guru: Stop Saling Lempar Tanggung Jawab
-
Eks Klub Sandy Walsh di Belgia Resmi Rekrut Pemain Keturunan Surabaya
-
Review Film PAW Patrol: The Dino Movie, Misi Penyelamatan Pulau Prasejarah