- Warga binaan berinisial BGS bebas murni dari Lapas Salemba pada Senin, 17 Agustus 2026.
- BGS bebas setelah menerima remisi umum II dan menjalani masa tahanan selama satu tahun tujuh bulan.
- Kepala Lapas Salemba Amico Balalembang menyatakan 18 narapidana langsung bebas murni pada hari kemerdekaan tersebut.
Suara.com - Pada hari ini, salah satu warga binaan berinisial BGS dinyatakan bebas dari Lapas Salemba setelah mendapatkan remisi umum (RU) II.
Dia bebas setelah mendekam selama satu tahun tujuh bulan di balik jeruji.
Tak banyak yang bisa disampaikan BGS kecuali rasa senang dan bersyukur karena akan kembali hidup bersama keluarganya. Dia berharap bisa jalan-jalan setelah bebas, tetapi BGS berencana untuk pulang terlebih dahulu ke rumahnya di kawasan Cibubur.
“Mau istirahat, jalan-jalan. Pulang dulu ke rumah di Cibubur,” kata BGS ditemui di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).
Dari perjalanan hidup yang membuatnya harus merasakan tinggal di penjara, BGS mengaku banyak mengambil pelajaran untuk kembali ke masyarakat, khususnya soal agama dan keterampilan yang dia dapatkan dari Lapas Salemba.
“Saya sudah ambil ilmunya dari sini untuk ke luar, pekerjaan di sini yaitu peternakan,” ucap BGS.
Dia mengaku paling suka kegiatan beternak ayam saat berada di dalam lapas.
Untuk itu, dia berencana untuk beternak ayam juga setelah bisa kembali ke rumah.
Usai menyelesaikan urusan administrasi mengenai bebasnya BGS, dia menyebut bahwa keluarganya sudah tiba di lapas untuk menjemput.
Baca Juga: Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
BGS mengaku pernah dikunjungi keluarga dan diberikan pesan agar tidak mengulangi kesalahan berupa tindak pidana yang membuatnya harus menjalani hari-lari di penjara.
BGS juga berkomitmen untuk tidak lagi mengulangi kesalahannya. Menurut BGS, orang-orang pertama yang akan dia temui setelah bebas adalah keluarganya.
“Keluarga saja kayak bapak dan abang,” tandas BGS.
Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang menjelaskan bahwa di lapas yang dia pimpin, terdapat remisi umum I (RU I) atau pengurangan masa pidana kepada 1.186 orang.
“Kemudian untuk RU 2 atau yang langsung bebas itu 31 orang. Namun dari ke-31 orang itu ada sejumlah 12 orang itu yang harus menjalani pidana denda. Jadi yang bebas langsung itu sekitar 18 orang. Jadi 18 orang hari ini untuk warga binaan di Lapas Salemba itu bisa menghirup udara bebas,” kata Amico saat ditemui di ruangannya.
Lapas Salemba Persiapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat Amico menjelaskan bahwa pihaknya melakukan asesmen kepada warga binaan saat awal menjalani masa tahanan untuk mengetahui bakat dan minat mereka.
Berita Terkait
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi