- Cece, putra mantan komandan PETA Kapten Nasrin, merawat Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok yang awalnya bernama Tugu Proklamasi.
- Monumen tersebut memiliki berbagai simbol bermakna, seperti rantai persatuan, lima anak tangga Pancasila, badan segi empat, dan bulatan emas.
- Pengelolaan monumen ini bertujuan menjaga ingatan sejarah perjuangan para pendahulu yang tulus dan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.
Suara.com - Sebuah monumen tak pernah sekadar berdiri sebagai batu dan beton. Di Rengasdengklok, Jawa Barat, sebuah tugu berwarna emas menyimpan cerita perjuangan yang jauh lebih dalam dari sekadar bentuk fisiknya.
Monumen tersebut kini dikenal sebagai Monumen Kebulatan Tekad. Namun, sebelum menggunakan nama itu, bangunan bersejarah ini lebih dahulu dikenal sebagai Tugu Proklamasi.
Cece, pengelola kawasan monumen, menjadi salah satu orang yang terus menjaga sekaligus menceritakan makna di balik setiap bagian bangunan tersebut. Ia memiliki kedekatan khusus dengan sejarah Rengasdengklok karena merupakan putra salah satu pelaku sejarah.
Ayahnya, Kapten Nasrin, merupakan penasihat sekaligus komandan Pembela Tanah Air (PETA) yang terlibat langsung dalam memimpin pasukan pemuda saat mengamankan Soekarno dan Mohammad Hatta di Rengasdengklok.
"Alhamdulillah kebetulan saya sebagai salah satu putra pelaku sejarah, yaitu Kapten Nasrin. Kapten Nasrin itu dulunya sebagai penasihat PETA sekaligus komandan PETA yang terlibat langsung memimpin pasukan para pemuda dalam pengamanan Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok," tutur Cece saat berbincang dengan Suara.com, Kamis (13/8/2026).
Kedekatan dengan kisah perjuangan tersebut membuat Cece memandang Monumen Kebulatan Tekad bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan sebuah narasi perjuangan yang dituangkan melalui berbagai simbol.
Ada Rantai hingga Lima Anak Tangga
Salah satu simbol yang terlihat pada bagian bawah monumen adalah rantai yang melingkar.
Menurut Cece, rantai tersebut memiliki makna persatuan yang mengikat berbagai elemen perjuangan.
Baca Juga: Fakta Rumah Proklamasi, Saksi Biksu Terwujudnya Kemerdekaan Indonesia
"Itu melambangkan mengikat erat persatuan," jelasnya.
Beranjak ke bagian tengah, terdapat lima anak tangga. Jumlah tersebut juga memiliki makna khusus karena merujuk pada Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
"Ke tengah ada undagan, tangga lima, sesuai dengan dasar Pancasila, lima dasar, yang bermakna bahwa perjuangan bangsa Indonesia itu bertahap-tahap," katanya.
Sementara itu, badan monumen yang berbentuk kotak segi empat juga menyimpan filosofi tersendiri.
Bentuk tersebut menggambarkan berbagai kelompok perjuangan yang pernah hadir di Rengasdengklok. Di antaranya Barisan Banteng, Barisan Rakyat Republik Indonesia, Hizbullah, hingga PETA yang pernah dipimpin oleh ayah Cece.
Beragam kelompok tersebut kemudian digambarkan bertemu pada bagian puncak monumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak
-
BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!
-
Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses