News / Nasional
Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:41 WIB
Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berencana melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026).
Baca 10 detik
  • Ratusan mahasiswa UI berencana unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Aksi dipimpin Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan untuk memprotes kondisi Indonesia yang dinilai masih dikuasai elit.
  • Mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan, termasuk penghentian korupsi, penolakan represifitas aparat, dan penurunan harga kebutuhan pokok.

Suara.com - Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berencana melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026).

Demontrasi itu tepat satu hari setelah peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin (17/8/2026) kemarin.

Berdasarkan pantuan Suara.com di lokasi hingga pukul 10.31 WIB, sejumlah mahasiswa telah berkumpul di seberang gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI, lengkap dengan mengenakan almamater warna kuning.

Spanduk-spanduk yang bertuliskan kalimat protes juga telah terbentang dan siap dibawa untuk keperluan aksi. Salah satu spanduk yang dibawa bertuliskan "Katanya Merdeka, Nyatanya Sengsara".

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengatakan aki kali ini sebagai wujud pengingat bahwa di usia ke-81 tahun ini, Republik masih dikuasai elit yang mengedepankan kepentingan pribadi.

Pria yang akrab dipanggil Athof ini juga berpendapat semangat peringatan kemerdekaan yang digaungkan pemerintah tahun ini justru bertolak bekakang dengan situasi realita masyarakat di lapangan.

"Dan kita dapat melihat bahwa setelah 81 tahun Indonesia merdeka, slogan Indonesia berdaulat, adil dan makmur hanya omong kosong belaka," kata Athof kepada awak media.

Hal itu berkaca dari maraknya tindakan represif aparat terhadap kelompok kritis dan jurnalis yang kerap menjadi alat kontrol sosial bagi jalannya pemerintahan.

Athof juga menyinggung mandeknya pengusutan kasus-kasus korupsi yang melibatkan pejabat pemerintah memberikan kesan kalau hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

Baca Juga: Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!

Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berencana melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026).

Oleh karena itu, lanjut Athof, sekitar 500 mahasiswa UI akan melakukan unjuk rasa. Dalam aksi hari ini, mereka membawa delapan tuntutan, yakni:

1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
3. Wujudkan reforma agraria sejati
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana
8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

Reporter: Alif Bintang

Load More