Lewat pameran bertajuk 'Art for Peace and a Better Future', pesan perdamaian digaungkan melalui kolaborasi tanpa batas. (Suara.com/Agustin Dwi Anggraini)
Baca 10 detik
- Komunitas SBY menggelar pameran seni kolaboratif untuk memperingati HUT RI dan Hari Jadi Jakarta.
- Acara ini menampilkan 152 karya dari 48 seniman lintas daerah serta anak-anak berkebutuhan khusus.
- Pameran bertujuan menyampaikan pesan perdamaian dan kemanusiaan di tengah dinamika situasi global saat ini.
“Penyelenggaraan pameran ini untuk memeriahkan HUT RI serta Hari Jadi Kota Jakarta. Ini merupakan pameran pertama kita dan menjadi bagian dari visi yang menekankan perdamaian, melihat situasi global, dengan harapan ke depan akan menjadi lebih baik,” ujar Ediwan.
Melalui pertemuan seniman lintas daerah dan keterlibatan anak-anak berkebutuhan khusus, pameran ini tidak hanya menjadi ruang untuk memamerkan karya.
Seni ditempatkan sebagai medium untuk mempertemukan perbedaan, membangun kepedulian terhadap kemanusiaan, serta menanamkan gagasan bahwa perdamaian dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana seperti komunitas dan kolaborasi.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini
Komentar
Berita Terkait
-
Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI
-
Review Don't Say Good Luck: Menyingkap Batas Seni dalam Menghadapi Kepiluan
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Aksi Haru .Feast di Panggung RI Fest 2026, Ajak Penonton Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT
-
Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
-
Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran