Tim medis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
- Tim medis UGM beranggotakan enam personel diberangkatkan ke Bajawa, NTT, untuk menangani korban gempa pada 19 hingga 30 Agustus 2026.
- Tugas utama tim adalah melakukan asesmen lapangan guna mengidentifikasi kebutuhan riil dan mengantisipasi kasus trauma akibat kerusakan rumah sakit.
- Hasil asesmen harian akan menjadi dasar koordinasi untuk menentukan pengiriman bantuan lanjutan atau tenaga medis tambahan dari Yogyakarta.
"Kalau gempa itu banyaknya kasus trauma, luka, perawatan luka di sana juga dibutuhkan. Kemudian karena beberapa rumah sakit juga diinfokan collapse," ujar Rizki.
Selain asesmen, tim akan menjalankan fungsi Emergency Medical Team (EMT) untuk membantu pelayanan kesehatan. Tim ini akan lebih banyak mendukung pelayanan pre-hospital di luar rumah sakit sesuai kondisi di lapangan.
Ketua Pokja Bencana FK-KMK UGM, Sutono, mengatakan pengiriman tim merupakan bagian dari respons cepat UGM bersama Academic Health System (AHS) UGM dan jejaring Dinas Kesehatan.
"Jadi nanti tim assessment itu yang kemudian akan menentukan dalam 1-2 hari ke depan kira-kira tim apa yang harus kami kirimkan lagi," tandas Sutono.
Komentar
Berita Terkait
-
Dampak Gempa NTT Meluas Hingga ke Bima, 400 Bangunan Sekolah Dilaporkan Rusak
-
BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa NTT, Segini Nominalnya
-
Hari Kelima Gempa NTT, 5 Pesawat TNI AU Bawa 65 Ton Logistik
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bukan ODGJ! Pria Telanjang Ngamuk di Lenteng Agung Ternyata Mabuk Intisari
-
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Ini 5 Pemain Brasil yang Putuskan Mualaf
-
Ulasan Drama Brewing Love: Perpaduan Manis Dunia Bir dan Romansa Slow-Burn
-
Cuma Rp2 Jutaan! 8 HP 5G + NFC yang Wajib Kamu Lirik, Speknya Gahar Semua
-
Mengapa Semakin Banyak Pencahayaan Justru Ganggu Ekosistem?
-
Jangan Lewatkan Nonton Cherrypop 2026 di Prambanan, Makin Seru Pakai Promo Buy 1 Get 1 dari BRImo
-
Dibuang ke Tempat Sampah, Naskah Autentik Proklamasi Bung Karno Baru Kembali Setelah 46 Tahun
-
Tim Dokter UGM Berangkat ke NTT, Fokus Petakan Kebutuhan Medis Korban Gempa
-
Gandeng Erwin Gutawa, Tiket Konser King Nassar Dijual Mulai Rp350 Ribu
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya